kumparan
24 Jun 2019 16:31 WIB

Buffon di Antara Porto dan Leeds United

Buffon beraksi di pertandingan antara Man United dan Paris. Foto: Reuters/Phil Noble
Gianluigi Buffon sedang dihadapkan pada persoalan besar saat ini. Meski sudah berusia 41 tahun, Buffon belum mau pensiun. Akan tetapi, sekarang dia tidak memiliki klub usai memutus kontrak dengan Paris Saint-Germain beberapa waktu lalu. Sekarang, Buffon harus memilih antara Porto dan Leeds United sebagai pelabuhan karier berikut.
ADVERTISEMENT
Munculnya nama Porto dan Leeds tidaklah ujug-ujug. Ada alasan kuat mengapa dua klub tersebut meminati jasa Buffon.
Bagi Porto, Buffon dipandang sebagai pengganti ideal bagi Iker Casillas yang harus absen beberapa waktu akibat masalah pada jantungnya. Casillas sendiri telah memperkuat Porto sejak ditendang Real Madrid pada 2015 dan sudah mempersembahkan dua gelar domestik.
Tanpa Casillas, Porto tak lagi memiliki penjaga gawang yang bisa diandalkan. Pada musim 2017/18 mereka memiliki Jose Sa sebagai deputi San Iker. Namun, Sa memutuskan hijrah ke Olympiacos pada musim lalu demi mendapatkan kesempatan bermain reguler.
Sementara itu, Leeds adalah peminat terbaru Buffon. Munculnya ketertarikan dari The Whites ini ada kaitannya dengan kegagalan mereka di playoff Championship Division beberapa waktu lalu. Seteru historis Manchester United ini dikabarkan mengincar Buffon, Dimitri Payet, dan Diego Costa demi memuluskan ambisi kembali ke Premier League.
ADVERTISEMENT
Porto dan Leeds adalah dua klub yang saat ini memiliki peluang terbesar untuk mendapatkan tanda tangan Buffon. Sebelumnya, mantan kiper Timnas Italia itu juga sempat dikait-kaitkan dengan klub Brasil, Fluminense, serta kepulangan menuju Parma. Namun, Fluminense dan Parma harus gigit jari lebih cepat.
Marcelo Bielsa, pelatih Leeds United. Foto: Reuters/Paul Childs
Di antara Porto dan Leeds sendiri, Porto-lah yang memiliki kans lebih besar. Sebab, menurut agen Buffon, Silvano Martina, klub asal Portugal itu sudah melakukan pendekatan konkret. Buffon pun dikenal sebagai sahabat karib Casillas di luar lapangan.
"Seseorang yang dekat dengan Porto telah menghubungi kami. Buffon ingin bermain satu tahun lagi dan Porto adalah klub yang disukainya. Namun, dia memiliki empat anak dan memindahkan seluruh keluarganya adalah sesuatu yang perlu dia renungkan. Buffon akan membuat keputusan dalam 10 hari," terang Martina, dilansir RTP.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, Leeds bukannya tak punya daya tarik. Mereka saat ini dilatih oleh sosok genius bernama Marcelo Bielsa dan memiliki kesempatan besar untuk kembali ke Premier League. Buffon sendiri punya pengalaman mengangkat sebuah tim dari divisi dua ke divisi satu, yaitu kala membawa Juventus juara Serie B pada musim 2006/07. Kala itu Juventus harus bermain di level kedua karena dianggap bersalah dalam kasus Calciopoli.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·