Pencarian populer

Hadapi Spurs di Piala Liga, Arsenal Akan Turun dengan Kekuatan Penuh

Harry Kane duel dengan Koscielny. (Foto: Reuters/Andrew Couldridge)
Saat bersua Tottenham Hotspur di perempat final Piala Liga Inggris 2018/19, Kamis (20/12/2018) dini hari WIB, Unai Emery menegaskan akan memasang pemain-pemain utama Arsenal sebagai langkah meloloskan diri ke babak selanjutnya.
ADVERTISEMENT
Emery sendiri biasanya melakukan rotasi dalam skuatnya di beberapa ajang seperti Piala Liga Inggris dan Liga Europa. Umumnya, pria asal Spanyol itu banyak memberikan kesempatan bermain untuk para pemain muda khususnya mereka yang berasal dari tim akademi.
Namun, di laga Derbi London Utara nanti, Emery menegaskan dirinya tak ingin mengambil risiko dengan menurunkan banyak pemain muda. Alasannya hanya satu: Emery bertekad meraih kemenangan. Dari sudut pandangnya, pemain-pemain yang memiliki pengalaman sangat dubutuhkan dalam sebuah laga derbi.
"Rencana utama kami adalah turun dengan pemain yang lebih baik (pengalamannya). Anda tidak bisa terlalu banyak menurunkan pemain muda di laga derbi karena lawan yang kita hadapi sangat besar. Kami harus tampil bagus di laga nanti," kata Emery dilansir Sky Sports.
ADVERTISEMENT
Namun, bukan berarti kesempatan bermain bagi para penggawa muda The Gunners ditutup Emery rapat-rapat. Selain demi pengalaman, Arsenal sendiri tengah diterpa badai cedera. Hector Bellerin menjadi pemain teraktual yang menepi, ia menyusul Rob Holding dan Danny Welbeck yang sudah lebih dulu absen.
"Kami mungkin saja bisa memainkan beberapa pemain muda karena kami berpikir mereka bisa menunjukkan penampilan yang bagus dan membantu tim meraih kemenangan di laga nanti," jelas eks pelatih Sevilla tersebut.
Emery dan Smith-Rowe di laga Arsenal vs Brentford. (Foto: REUTERS/David Klein)
Kekuatan penuh diusung juga didasarkan pada hasil di pertemuan teraktual kedua tim di ajang Premier League pekan ke-14. Saat itu, Arsenal yang tertinggal 1-2 berhasil membalikkan kedudukan untuk mengakhiri laga dengan kemenangan 4-2.
Para penggawa senior macam Alexandre Lacazette, Lucas Torreira, dan Pierre-Emerick Aubameyang menjadi penentu kemenangan Arsenal. Meski begitu, nama yang disebutkan terakhir mengalami perlakuan tak mengenakkan saat laga berlangsung karena ada suporter Spurs yang melemparkan kulit pisang kepadanya saat berselebrasi di hadapan pendukung Spurs.
ADVERTISEMENT
Atas aksi berbau rasial itu, Spurs didenda 500 ribu poundsterling dan pelaku pelemparan kulit pisang dihukum larangan masuk stadion selama empat tahun. Emery paham tensi sebuah laga derbi sangat tinggi sehingga aksi semacam itu bisa saja terjadi, ia pun mengapresiasi hukuman yang diberikan dan berharap para suporter dan pemain bisa lebih menghormati di laga derbi selanjutnya.
"Tindakan itu sangat tidak terhormat, hukuman dan denda yang diberikan saya pikir sudah tepat. Kita harus menghormati lawan dan bermain dengan motivasi tinggi untuk memenangi pertandingan."
"Mengekspresikan emosi tidaklah buruk, tapi setiap saat kita harus menunjukkan rasa hormat. Sepak bola dipenuhi emosi. Menunjukkan emosi sangat penting, begitu pun dengan rasa hormat. Dalam sepak bola memang dibutuhkan sebuah gairah," pungkas Emery.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.85