Pencarian populer

Infografik: Karena Bola adalah Teman 'Captain Tsubasa'

Captain Tsubasa. (Foto: Basith Subastian/kumparan)

Kami tidak tahu apakah Anda adalah tipe bocah yang malas mandi sore atau enggan disuruh salat ke Masjid cuma karena ada 'Captain Tsubasa' tayang di televisi. Kalaupun Anda begitu, kami yakin Anda dulu tidak sendiri.

'Captain Tsubasa' memang sefenomenal itu. Buat bocah-bocah di seluruh jagat yang doyan bukan main akan olahraga si kulit bulat, punya jalan hidup seperti Tsubasa adalah mimpi; berbakat sepak bola dari lahir, main bola dengan kawan-kawan SD, menang kejuaraan, dipanggil Tim Nasional, lalu main di Eropa. Siapa yang tak mau, sih?

Tayang sebagai anime pada 1983, 'Captain Tsubasa' menginspirasi banyak bocah untuk menjadi pemain bola. Di antara bocah-bocah itu, ada nama-nama seperti Zinedine Zidane, Andres Iniesta, Neymar, dan Fernando Torres yang akhirnya jadi pemain bola kelas satu.

Dampak terhadap dunia nyata inilah yang membuat 'Captain Tsubasa' menjadi manga/anime yang paling berpengaruh di dunia. Kendati begitu, Yoichi Takahashi, sang mangaka, juga mengambil banyak inspirasi dari dunia nyata.

Sebagai contoh, dalam versi 'Road to 2002' Tsubasa bergabung dengan Catalonia FC. Dalam dunia nyata, Catalonia adalah FC Barcelona. Dalam anime, dikisahkan Tsubasa harus bersaing mendapatkan tempat di tim dengan Rivaul (Rivaldo dalam dunia nyata) dan dilatih oleh Erick van Saal (Louis van Gaal dalam dunia nyata).

April 2018, 'Captain Tsubasa' dirilis ulang --untuk menyambut Piala Dunia 2018. Dengan begitu, 'Captain Tsubasa', meskipun jalan ceritanya tidak berubah, tetap tidak lekang dimakan zaman.

Dan sekali lagi, frase kesukaan Tsubasa Oozora, "Bola adalah teman," bisa diperdengarkan lagi.

Captain Tsubasa. (Foto: Basith Subastian/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60