Pencarian populer

Klopp Berharap Cedera Van Dijk Tak Serius

Virgil van Dijk, bek andalan Liverpool. Foto: Action Images via Reuters/Carl Recine

Joel Matip menjadi salah satu biang masalah Liverpool saat bersua Tottenham Hotspur di Anfield, Minggu (31/3/2019). Sebab, berkebangsaan Kamerun tersebut sering terburu-buru dalam menekan lawan. Situasi inilah yang membuat Virgil van Dijk bekerja keras sebagai rekannya di pos bek tengah.

Contohnya bisa dilihat dalam skema serangan balik cepat Spurs saat laga berjalan 83 menit. Usai Danny Rose melancarkan umpan pendek dari zona pertahanan Spurs, Harry Kane memilih mundur dan Matip mengejarnya. Padahal, eks bek Schalke 04 itu tak perlu melakukan tindakan macam itu.

Karena ada Fabinho Tavares yang dekat dan telah mengambil ancang-ancang untuk menyapu bola dari kaki Kane. Namun, karena Matip telah mengambil tindakan, Fabinho memilih diam. Beberapa saat kemudian, Spurs berhasil menjebak Van Dijk dalam situasi dua lawan satu.

Menariknya, Van Dijk sama sekali tak terlihat panik. Dari tengah lapangan eks bek Southampton itu berusaha mengimbangi kecepatan Moussa Sissoko yang menggiring bola dan Son Heung-min yang tak jauh dari Sissoko. Tindakan ini dilandasi sebuah ide brilian.

Sebenarnya, Van Dijk sudah tahu bahwa kualitas tembakan Sissoko jauh lebih buruk ketimbang Son. Maka, tujuan Van Dijk bergerak di antara kedua pemain itu ialah untuk mencegah Sissoko melancarkan umpan kepada Son.

Pada akhirnya, memang inilah yang terjadi. Di kotak penalti, bek termahal dunia itu melancarkan tekel yang pada akhirnya memaksa Sissoko melepas tembakan yang sama sekali tak mengarah ke gawang. Fans Liverpool yang menyaksikan langsung bersorak, karena tim mereka tak jadi tertinggal 1-2.

Sayangnya, beberapa saat kemudian, Van Dijk merasakan nyeri di engkelnya. Akan tetapi, bek termahal di dunia itu tak memilih tunduk dengan rasa sakitnya. Dia memilih tampil hingga laga beres, dan Liverpool bisa menyegel kemenangan 2-1 atas The Lilywhites.

Selepas laga, Van Dijk melakoni sesi wawancara pers bersama BBC. Kala itu, ada bongkahan es menempel di engkel kanannya. Terkait kakinya, Van Dijk tak menampik tengah tak baik-baik saja. Tetapi, bukan Van Dijk namanya kalau tak menunjukkan pandangan optimistisnya.

“Engkel saya sakit, tetapi semoga kondisinya tak terlalu parah. Tim medis akan melihat kondisi saya dan saya yakin bahwa saya sudah sembuh pada Jumat mendatang,” tutur bek berusia 27 tahun itu.

Mengenai situasi Van Dijk, Juergen Klopp berharap yang terbaik. Apalagi, manajer Liverpool sejak Oktober 2015 itu tahu betul dampak Van Dijk terhadap tim. Selain Alisson Becker, Van Dijk menjadi alasan mengapa Liverpool cuma kebobolan 19 gol di Premier League musim ini.

“Kami harus menunggu. Saya bertanya kepadanya, dan dia bilang rasa sakit muncul semenjak serangan balik cepat Spurs yang berakhir dengan tembakan Sissoko. Saya tak tahu apakah dia tak sengaja memelintir kakinya, atau rasa nyeri biasa,” tutur Klopp.

“Dia berjalan untuk melakukan sesi wawancara dengan bongkahan es di kakinya. Saya harap cederanya tak serius, tetapi saya belum tahu apa-apa untuk saat ini,” lanjut eks pelatih Borussia Dortmund itu.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Jumat,24/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23