Kumparan Logo

Klopp: Jika Tampil seperti Melawan Napoli, Liverpool Akan Dihajar City

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Liverpool di laga pramusim. Foto: Reuters/Ed Sykes
zoom-in-whitePerbesar
Liverpool di laga pramusim. Foto: Reuters/Ed Sykes

Bagi klub-klub Inggris, Community Shield adalah penanda bahwa liburan segera usai. Kompetisi liga kembali digelar sepekan setelahnya. Itu berarti, baku hantam lagi memperebutkan takhta juara.

Community Shield 2019 bakal mempertemukan Manchester City dan Liverpool. Penyebabnya jelas. City adalah juara Premier League 2018/19, sementara Liverpool menjadi kampiun Piala FA 2018/19. Nah, keduanya akan bertanding di Stadion Wembley pada Minggu (4/8/2019).

Yang menjadi persoalan utama adalah kesiapan tim. Indikator paling sederhana adalah perjalanan Liverpool di pramusim.

Dalam empat laga terakhir, Liverpool tak menang sekalipun. Rinciannya, kalah dari Borussia Dortmund, Sevilla, dan Napoli, serta imbang melawan Sporting CP. Bahkan laga melawan Napoli yang digelar pada Minggu (28/7/2019) selesai dengan kekalahan telak 0-3.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp. Foto: Dok. Liverpool FC/Andrew Powell

Pertahanan Liverpool yang ringkih ketika berhadapan dengan serangan balik menjadi sorotan Juergen Klopp. Contohnya, ya, gol Lorenzo Insigne yang ditopang oleh assist brilian Dries Mertens pada menit 17 itu.

Di sisi lain, City melakoni pramusim dengan lebih menjanjikan. Tiga dari empat laga tuntas dengan kemenangan. Satu kekalahan dari Wolverhampton Wanderers itu juga didapat lewat adu penalti.

"Kami tidak bisa meredam serangan-serangan balik saat melawan Napoli. Jika kami bermain seperti itu lagi saat melawan City, habislah kami. Hukumnya melawan City itu, kamu harus bertahan dengan sangat baik kalau tidak mau babak-belur. Dan tentu saja, kami tidak ingin babak-belur," jelas Klopp, dilansir ESPNFC.

Jordan Henderson memimpin rekan-rekannya di Liverpool saat menghadapi Napoli pada laga persahabatan. Foto: Reuters/Ed Sykes

Community Shield mungkin bukan pertandingan serius bagi sebagian orang. Barangkali seperti pemanasan jelang liga.

Tapi analoginya, atlet bisa cedera jika tak melakoni pemanasan dengan benar. Lagi pula tanpa 10 piringan perak Community Shield, torehan gelar sosok sekaliber Sir Alex Ferguson juga cuma unggul lima angka atas koleksi trofi pelatih Rumania, Mircea Lucescu.

"Mungkin sulit bagi kami untuk tampil dengan performa terbaik pada Minggu nanti. Tapi, pertandingan ini bicara soal kemenangan. Jadi kami harus menemukan cara untuk memenanginya," jelas Klopp.

"Saya lima kali menjuarai Piala Super Jerman. Orang-orang tidak peduli jika kamu tidak menjuarainya. Tapi, sekumpulan orang bakal ribut jika kamu tidak menjuarainya. Di sisi lain, saya tidak berpikir bahwa laga ini akan memengaruhi seluruh musim," ucap Klopp.