Kumparan Logo

Lewat Perpanjangan Waktu, Porto Lolos ke Perempat Final

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Selebrasi para pemain FC Porto. Foto: REUTERS/Miguel Vidal
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi para pemain FC Porto. Foto: REUTERS/Miguel Vidal

Porto berhasil lolos ke babak perempat final Liga Champions. Kepastian itu didapat usai menang dengan skor 3-1 atas AS Roma lewat perpanjangan waktu.

Tampil di Estadio do Dragao, Kamis (7/3/2019) dini hari WIB, Porto berhasil mencetak gol melalui Tiquinho Soares di menit ke-26, Moussa Marega di menit ke-52, dan Alex Telles di babak perpanjangan waktu pada menit ke-117. Adapun Roma, hanya bisa mencetak satu gol melalui Daniele De Rossi di menit ke-37.

Hasil ini membuat agregat gol kedua kesebelasan menjadi 4-3. Sebelumnya di leg pertama saat pertandingan berlangsung di Olimpico Roma, Wakil Italia itu menang dengan skor 2-1.

Baik AS Roma maupun FC Porto sama-sama tampil dengan kekuatan terbaiknya di laga kali ini. Khusus Roma, pola 3-4-3 dipilih oleh Eusobio Di Francesco dalam laga ini.

X post embed

Edin Dzeko, Nicolo Zaniolo, dan Diego Perotti menjadi trisula di lini depan. Sementara, Daniele De Rossi dan Steven Nzonzi menjadi penyeimbang di lini tengah.

Adapun Porto, tampil dengan formasi 4-4-2 di pertandingan kali ini. Tiquinho Soares dan Moussa Maega menjadi duet di lini depan. Lalu, Hector Herrera dan Danilo Pereira menjadi motor di lini tengah Porto.

Porto yang menjadi tuan rumah menekan sejak menit pertama. Alex Telles mendapat peluang pada awal babak pertama. Tapi tendangannya dari dalam kotak penalti masih melebar dari samping gawang.

Sementara, Roma hanya sesekali melakukan tekanan melalui serangan balik. Pressing apik Porto memang membuat Roma kesulitan melakukan tekanan.

Dari pressing ini juga gol untuk Porto tercipta di menit ke-26.

Maega yang sukses merebut bola dari Manolas kemudian membawa bola ke kotak penalti. Lalu, pemain bernomor punggung 11 itu memberikan bola ke Soares yang dengan satu sentuhan memasukkan bola ke gawang Robin Olsen.

X post embed

Roma yang gawangnya kebobolan kemudian tersengat. Perotti yang menjadi motor serangan berhasil menyulitkan pertahanan Porto.

Hasilnya, pemain asal Argentina itu dijegal oleh Eder Militao di kotak penalti pada menit ke-36. Penalti diberikan dan De Rossi yang maju sebagai algojo dengan tenang menaklukkan Iker Casillas.

Setelah skor kembali imbang, Porto coba lagi untuk menguasai pertandingan. Beberapa peluang berhasil didapat oleh tuan rumah salah satunya melalui Hector Herrera. Tapi, tendangan kapten Porto dari luar kotak penalti itu masih bisa ditepis Olsen.

Di babak kedua, Porto tetap melakukan tekanan. Hal yang wajar mengingat Porto butuh gol untuk bisa lolos ke perempat final.

Soares memiliki peluang di awal babak kedua. Memanfaatkan umpan silang Militao, sundulan Soares melambung tipis dari gawang Olsen.

Begitu juga dengan tendangan Marega di menit ke-50. Kali ini, Olsen yang mampu menahan tendangan dari Marega tersebut.

Tapi, Marega tak menyiakan peluang pada menit ke-53. Meneruskan umpan silang dari Jesus Corona, penyerang berusia 27 tahun itu muncul dari belakang dan mampu menceploskan bola ke gawang Olsen.

Kedua kesebelasan terus melakukan tekanan untuk bisa mencetak gol. Namun, buruknya penyelesaian akhir dari Porto ditambah Roma yang kesulitan untuk melakukan serangan membuat gol tak lagi tercipta.

Karena agregat imbang 3-3, pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di perpanjangan waktu pertama, Roma harus kehilangan Lorenzo Pellegrini yang mengalami cedera. Eks Sassuolo itu ditarik keluar dan digantikan oleh Patrik Shick.

Pada perpanjangan waktu, Porto tetap menguasai jalannya pertandingan. Marega memiliki peluang untuk membuat gol tapi tendanganya masih melambung.

Tidak ada gol yang bisa dihasilkan kedua kesebelasan pada extra time pertama. Pada perpanjangan waktu kedua, Roma lebih agresif melakukan tekanan. Tiga kali Dzeko memiliki peluang untuk mencetak gol.

Dua upayanya tak mengarah ke gawang dan satu lagi bisa dihalau oleh Pepe di garis gawang. Asik menyerang membuat Roma lengah dalam bertahan.

Daniele De Rossi setelah mencetak gol ke gawang Porto. Foto: REUTERS/Pedro Nunes

Di menit ke-114, kesalahan dilakukan oleh Alesandro Florenzi di kotak penalti. Pemain bernomor 24 itu melakukan pelanggaran kepada Telles.

Cuneyt Cakir yang memimpin pertandingan menggunakan VAR sebelum membuat keputusan. Penalti diberikan dan Telles yang maju sebagai algojo sukses membuat gol.

Kedudukan berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Porto. Skor tersebut pun bertahan hingga pertandingan berakhir dan Porto berhak lolos ke babak perempat final.