Liga Champions: Messi dan Suarez Bawa Barcelona Kalahkan Liverpool

Camp Nou kembali membawa berkah buat Barcelona. Menjamu Liverpool pada semifinal leg pertama Liga Champions, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB, Blaugrana sukses menumbangkan The Reds dengan skor telak 3-0.
Dua gol kemenangan Barcelona masing-masing dicetak oleh Luis Suarez di menit 15 dan Lionel Messi menit 75 dan 82. Atas hasil ini, Barcelona punya modal positif untuk melakoni leg kedua yang terhelat di Anfield pada Rabu (8/5) dini hari WIB mendatang.
***
Ernesto Valverde sama sekali tak mengubah susunan 11 pemain awal Barcelona di laga ini. Dalam skema 4-3-3, trio Luis Suarez, Lionel Messi, dan Philippe Coutinho mengisi lini serang yang ditopang oleh Sergio Busquets, Arturo Vidal, dan Ivan Rakitic.
Sementara, Juergen Klopp melakukan beberapa perubahan. Yang menarik adalah Roberto Firmino disimpan di bangku cadangan sehingga Naby Keita menemani Mohamed Salah dan Sadio Mane di lini depan.
Untuk menggalang lini tengah, dipasang James Milner, Georginio Wijnaldum, dan Fabinho Tavares. Perubahan juga dilakukan di pos full-back kanan di mana Trent-Alexander Arnold yang biasanya dipasang sejak awal laga, digantikan oleh Joe Gomez.
Tentu saja, meski ada perubahan posisi pemain, Liverpool tetap menerapkan gegenpressing sejak awal laga yang bikin Barcelona tak bisa berlama-lama menguasai bola. Tapi, tuan rumah tak kehabisan akal dengan menggunakan skema operan long-ball untuk menghindari tekanan.
Dari skema ini, Barcelona mendapat peluang bersih pertama menit 15 usai sepakan Coutinho ditangkap Alisson Becker. Sial buat Liverpool, Klopp kudu melakukan subtitusi dini dengan memasukkan Jordan Henderson untuk mengganti Keita yang mengalami cedera sehingga formasi berubah menjadi 4-3-1-2.
Pergantian ini juga mengubah formasi Barcelona menjadi 4-4-2, tetapi mereka tetap dengan taktik mengombinasikan operan pendek dengan operan panjang untuk membongkar pertahanan Liverpool. Strategi ini akhirnya membuahkan hasil di menit 26 usai Suarez sukses mengonversi umpan silang Jordi Alba menjadi gol.
Selepas gol ini, permainan jadi lebih alot dan keras sehingga peluang minim terjadi. Liverpool sebetulnya bisa memberi perlawanan. Tetapi, percobaan-percobaan yang lahir dari kaki Milner dan Mane, tak ada satu pun yang mengarah gawang Marc-Andre ter Stegen.
Liverpool tancap gas di babak kedua, kali ini mereka benar-benar tak membiarkan Barcelona menguasai bola. 'Si Merah' bisa melepas dua percobaan tepat sasaran dari Milner dan Salah di tujuh menit awal paruh kedua, meski masih sanggup dimentahkan Ter Stegen.
Barcelona terus terkurung sepanjang 25 menit babak kedua. Skema long ball mereka mulai bisa dibaca sehingga tak lagi efektif menembus Virgil van Dijk dan Joel Matip di lini belakang tim tamu. Valverde lantas melakukan penyegaran dengan memasukkan Nelson Semedo untuk mengganti Coutinho.
Keputusan ini terbukti tepat. Lewat serangan balik di menit 75, Barcelona menggandakan keunggulan. Berawal dari tendangan Suarez yang membentur mistar, bola muntah disambar Messi lepas dari kawalan. Tanpa kesulitan, La Pulga menceploskan bola ke dalam gawang yang kosong.
Alih-alih menipiskan defisit gol dengan memasukkan Roberto Firmino, Liverpool justru semakin terpuruk saat Messi mencetak gol keduanya di menit 82 lewat eksekusi tendangan bebas.
Liverpool sempat mendapat peluang emas mengukir gol tandang. Tapi, tendangan Firimino diblok tepat di depan mulut gawang dan bola muntahnya gagal dikonversi Salah usai tendanganya membentur mistar. Hingga akhir laga, Barcelona sanggup menjaga keunggulan 3-0.
