Pencarian populer

Liverpool: Dapat 88 Poin, Belum Juga Jadi Juara

Para pemain Liverpool merayakan gol. Foto: REUTERS/Rebecca Naden

Liverpool dan Manchester City boleh jadi memanjatkan doa yang sama saban pekan. Jika menang, mereka bakal mengharapkan yang lainnya jatuh, terpeleset, dan kalau perlu tertimpa tangga sekalian.

Bukan apa-apa, sampai pekan ke-34 (Liverpool sudah memainkan 35 laga, red) perolehan poin kedua paslon (maaf... Maksud kami, kedua kesebelasan) masih ketat. Liverpool memuncaki klasemen sementara dengan 88 poin, sementara City membuntuti dengan torehan 86 poin.

Cuma, ya, itu tadi... Liverpool sudah bermain 35 kali. Sementara itu, City baru 34 kali. Pertandingan ke-35 The Citizens pada Premier League musim ini baru akan dilakoni pada Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Lawan mereka adalah sang rival sekota, Manchester United.

Jika City menang, mereka akan melompati Liverpool unggul dengan selisih satu poin. Bedanya, jumlah pertandingan mereka pada titik itu bakal sama. Well, persaingan memang belum akan berakhir karena masih ada tiga pertandingan tersisa. Namun, City tentu saja dapat suntikan moral yang bagus.

Selebrasi pemain Liverpool usai mencetak gol ke gawang Cardiff City. Foto: Reuters / Carl Recine

Liverpool boleh saja gregetan melihat persaingan ini. Masalahnya, sudah tampil se-impresif ini pun mereka masih belum juga bisa jadi juara. Ingat, Liverpool bukan cuma subur, tetapi juga punya pertahanan kokoh.

Tim besutan Juergen Klopp itu mengoleksi 79 gol (hanya kalah dari City yang sudah mencetak 87 gol) dan baru kebobolan 20 gol (tersedikit di Premier League sejauh musim ini berjalan). Di luar itu, tentu saja... Koleksi 27 kemenangan dan 7 hasil imbang membawa mereka pada torehan 88 poin tersebut.

Asal tahu saja, Liverpool adalah tim yang paling sedikit menelan kekalahan musim ini. Dari 35 kali bertanding, baru satu kali mereka takluk --itu pun dari City. So, misalkan Klopp, pemain-pemainnya, juga fans Liverpool gregetan setengah mati melihat persaingan musim ini, kita semua bisa maklum.

Pasalnya, pada banyak kesempatan, torehan 88 poin semestinya sudah cukup untuk membuat sebuah tim menjuarai Premier League. Terhitung sejak era Premier League dimulai pada 1992/93, ada 14 edisi di mana koleksi poin sebanyak itu sudah bisa menjadikan Liverpool kampiun.

Lihat saja perolehan poin total Manchester United (dihitung setelah 38 laga) ketika menjadi juara pada musim 1998/99: "Cuma" 79. Lalu, lihat juga ketika Arsenal menjadi juara pada musim 2001/02 (musim Invincible mereka). Kala itu, The Gunners menorehkan 87 poin dari 38 laga.

Namun, Liverpool bukan kesebelasan dengan perolehan poin tertinggi sepanjang sejarah Premier League. Musim 2017/18, City mengakhiri musim dengan torehan 100 poin, walaupun persaingan dengan rival terdekat tidaklah seketat sekarang. Ya, habis bagaimana... United, yang finis di posisi kedua, berselisih sampai 19 poin dengan City.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.36