kumparan
1 Mar 2019 18:44 WIB

Lolos dari Sanksi, Harry Kane Bisa Mentas di Derbi London

David Luiz coba melerai perselisihan antara Harry Kane dan Cesar Azpilicueta. Foto: Reuters/Paul Childs
Penggemar Tottenham Hotspur bisa bernapas lega lantaran Harry Kane terbebas dari sanksi larangan bermain setelah menanduk pemain Chelsea, Cesar Azpilicueta. Dengan demikian, Kane bisa mentas saat Spurs menjamu Arsenal di Wambley Stadium, Sabtu (2/3/2019) malam WIB.
ADVERTISEMENT
Diwartakan oleh Sky Sports, Kane lolos dari sanksi usai Marriner, selaku wasit di laga Spurs vs Chelsea, memberikan laporan ke Football Association (FA) bahwa dirinya memang melihat insiden antara Kane dan Azpilicueta.
Sebelumnya, mantan wasit Premier League, Dermot Gallagher, juga menyampaikan opininya bahwa aksi Kane tersebut tak perlu diberikan kartu merah. Sementara, Mauricio Pochettino menyebut insiden dua pemain itu merupakan hal normal di pertandingan sepak bola.
Juru taktik asal Argentina tersebut tak menampik bahwa timnya, khususnya Kane, tengah diliputi rasa frustasi saat menghadapi Chelsea. Pasalnya, The Liliywhites tengah berupaya bangkit dari tren negatif, tetapi gagal melakukannya. Alhasil, mereka menelan dua kekalahan beruntun di liga.
"Kami semua frustasi, kami ingin menang, dan sudah menunjukkan karakter untuk mewujudkannya. Insiden seperti itu (keributan Kane dan Azpilicueta) adalah hal yang sulit dilihat dari pinggir lapangan. Tapi, begitulah sepak bola," kata Pochettino seperti dilansir Sky Sports.
ADVERTISEMENT
"Hal itu bukanlah sesuatu yang mesti kita khawatirkan. Ketika pertandingan selesai dan berjabat tangan, berpelukan, maka pertandingan, ya, sudah diselesaikan," ujarnya menambahkan.
Kehadiran Kane untuk menjamu The Gunners jelas memberi keuntungan buat Spurs. Pasalnya, penyerang berusia 25 tahun ini merupakan salah satu momok sang lawan. Kane sudah mencetak 8 gol ke gawang Arsenal sepanjang kariernya atau menyandang predikat topskorer dalam derbi London Utara bersama Emmanuel Adebayor.
Pemain Tottenham Hotspur, Son Heung-min, menghampiri Harry Kane yang sedang mendapat perawatan medis. Foto: Reuters/John Sibley
Namun, ketajaman Kane tengah bermasalah setelah sembuh dari cedera. Ya, penyerang asal Inggris ini sempat menepi selama lebih dari sebulan lantaran cedera pergelangan kaki saat Spurs keok dari Manchester United di pentas Premier League, 13 Januari 2019 silam.
Awalnya, Kane diprediksi baru akan kembali bermain pada Maret 2019. Tapi, ia sudah bisa diturunkan sebagai starter saat dikalahkan Burnley dengan skor 1-2, 23 Februari lalu. Kane mencetak satu-satunya gol balasan Spurs, tetapi ia gagal menyarangkan gol saat ditekuk Chelsea 0-2 dua hari lalu.
ADVERTISEMENT
Kendati keran gol Kane belum mengalir deras lagi, Pochettino tak khawatir. "Saya pikir, dengan melihat dia mencoba berduel dan belari, Kane sudah berada di level tinggi lagi baik fisik atau mental. Kami semua kecewa karena kalah lagi, tetapi kami harus memastikan diri siap untuk derbi London melawan Arsenal nanti," tuturnya.
Jadwal siaran langsung pertandingan sepak bola akhir pekan ini. Foto: Basith Subastian/kumparan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan