Mengapa Timnas U-23 Memilih Pemusatan Latihan di Bali?

Selama dua pekan ke depan, Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 dijadwalkan melakoni pemusatan latihan jelang Asian Games 2018. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), 24 pemain yang dipanggil akan menjalani latihan sejak 24 Juli hingga 11 Agustus.
Menariknya, sesi pemusatan latihan kali ini tak mengambil lokasi di kawasan Jakarta. Hansamu Yama dan kolega bakal melakukan persiapan di Pulau Bali, tepatnya di Stadion I Wayan Dipta milik Bali United.
Asisten pelatih Timnas U-23, Bima Sakti, berujar bahwa dipilihnya Bali bukan tanpa alasan. Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat pelatih memalingkan pilihan ke Pulau Dewata.
"Yang pasti, Coach (Luis) Milla pengin pemain rileks menjalani sesi latihan. Makanya, dipilih tempat di sini. Tujuan lainnya biar pemain fokus juga nantinya dan kalau di sini 'kan menghindari keramaian juga," ujar Bima usai mendampingi latihan pada Selasa (24/7/2018).
Dalam sesi latihan yang berdurasi cukup lama, kata Bima, para pemain juga akan diagendakan untuk mendapat materi pendalaman taktik di luar lapangan.

"Akan ada meteri di kelas juga untuk menonton video dan enggak latihan terus-terusan, karena nanti juga akan diberikan jeda liburan oleh Coach Milla," kata Bima menutup.
Pada latihan perdana, Selasa (24/7), 20 dari 24 pemain yang dipanggil ikut ambil bagian. Tiga pemain, yakni Evan Dimas Darmono, Ilham Udin Armaiyn, dan Ezra Walian, belum bergabung karena masih berkompetisi bersama klubnya. Sementara, Awan Setho harus absen karena masih dalam masa pemulihan cedera lutut.
