Resep di Balik Ketangguhan Ederson Moraes

Meski baru menjalani musim perdana di Premier League, Ederson Moraes tidak menemui kesulitan berarti di bawah mistar Manchester City.
Dari 28 penampilannya di Premier League, Ederson telah membukukan 49 penyelamatan. Memang, angka ini kalah jauh jika dibandingkan dengan kiper Manchester United, David de Gea, yang melakukan 93 penyelamatan. Namun, perlu diingat juga bahwa City hanya kebobolan 20 gol.
Jumlah kebobolan itu memang sama banyak dengan United. Namun, jangan lupakan juga betapa seringnya United sering digempur lawan --menyebabkan De Gea sering-sering melakukan penyelamatan.
Selain itu, Ederson telah membukukan 12 clean sheet. Untuk aspek ini, dia menempati urutan ketiga setelah David de Gea (15) dan Thibaut Courtois (13).
Nah, salah satu laga City yang berakhir clean sheet bagi Ederson terjadi ketika Manchester City menang 3-0 atas Arsenal di Emirates Stadium, Jumat (2/3/2018) dini hari WIB. Eks kiper Benfica itu berhasil melakukan lima penyelamatan gemilang yang membuat barisan depan The Gunners frustasi.
Puncak frustrasi Arsenal hadir ketika Ederson berhasil menepis bola tembakan penalti Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-53. Aksi tersebut, bagi Ederson, merupakan penyelamatan penalti keduanya pada musim ini.
Lalu, mengapa Ederson bisa sebagus ini? Seusai laga di Emirates, Ederson mengungkapkan rahasianya.
“Mulai dari tim, pelatih kiper, sampai kiper lainnya, semua mempelajari tembakan lawan. Ini membantu kami (Ederson dan kiper City lainnya) untuk mengambil keputusan yang tepat pada saat yang tepat pula,” ujar Ederson sebagaimana dikutip dari situs resmi klub.
Tentu, tak hanya itu saja yang membuat Ederson berpendar. Dari sudut pandang manajer, Pep Guardiola mengatakan bahwa Ederson memiliki sejumlah modal untuk menjadi kiper elite kelak. Selain punya teknik yang bagus dan kemauan belajar yang tinggi, Ederson dianggap bermental kuat.
“Dia itu begitu tenang. Ketika kebobolan, dia tetap tenang. Ketika melakukan penyelamatan gemilang, dia tetap tenang. Reaksinya selalu sama dan itu menunjukkan bahwa ia begitu stabil,” kata Guardiola.
Berikutnya, Ederson kembali mendapatkan ujian berat untuk membuktikan kualitasnya. City dijadwalkan menjamu Chelsea pada partai lanjutan Premier League di Stadion Etihad, Minggu (4/3).
Pada duel pertama di Stamford Bridge, September 2017, Ederson mampu menjaga gawangnya tetap steril sehingga City menang 1-0. Mampukah sang kiper melanjutkan catatan gemilangnya?
