Pencarian populer

Resmi: Kompany Tinggalkan Man City

Kapten Manchester City, Vincent Kompany. Foto: REUTERS/Peter Nicholls

Selepas kemenangan Manchester City atas Watford, Sabtu (18/5/2019) malam WIB, Vincent Kompany mengangkat trofi Piala FA di podium Stadion Wembley. Itulah penampilan dan gelar juara terakhir sang kapten bersama The Citizens.

Karena tak sampai 24 jam setelah selebrasi atau tepatnya pada Minggu (19/5) sore WIB, pihak klub mengumumkan bahwa Kompany segera angkat kaki di akhir musim. Kedua belah pihak tak membarui kontrak yang bakal kedaluwarsa pada 30 Juni 2019.

Dengan begitu, Kompany harus mengakhiri perjalanan 11 tahun bersama rival sekota Manchester United itu. Sebuah perjalanan yang bergelimang prestasi, di antaranya empat gelar juara Premier League, dua Piala FA, serta empat Piala Liga Inggris.

Perjalanan tersebut juga ditutup dengan cara spesial. Pasalnya, City menjadi tim Inggris pertama yang menyapu bersih gelar domestik pada musim pemungkas Kompany.

Atas 11 tahun yang telah dilalui, bek 33 tahun tersebut pun melayangkan ucapan terima kasih dalam pesan perpisahannya.

"Telah tiba waktunya untuk saya pergi. Dan, tak ada ekspresi lain dari saya kecuali rasa terima kasih. Saya berterima kasih atas dukungan selama perjalanan spesial bersama klub istimewa ini," tulis Kompany di akun Facebook pribadinya.

"Saya mengingat betul hari pertama di sini, sebagaimana hari terakhir. Saya selalu mengenang kebaikan tanpa batas dari Manchester.

"Saya juga tidak akan melupakan bagaimana kesetiaan suporter Manchester City baik pada momen indah maupun sulit. Melawan arus, kalian selalu mendukung dan menginspirasi saya agar tidak pernah menyerah," ujarnya.

Langkah Kompany di Etihad tak selalu mulus. Sempat hadir berbagai cedera yang memaksanya absen dari jantung pertahanan The Citizens. Bahkan, untuk musim 2018/19, dia melewatkan 22 laga di lintas ajang gara-gara problem di bagian otot.

Manchester City merayakan gelar Piala FA. Foto: Reuters/John Sibley

Namun, Kompany akhirnya mampu menunjukkan sinarnya setelah periode kelam. Termasuk bagaimana dirinya menjadi penentu kemenangan atas Leicester City lewat gol jarak jauh --hasil yang berpengaruh besar dalam kesuksesan City menjuarai Premier League tahun ini.

Kompany juga selalu hadir di pertandingan pemungkas City dalam tiga ajang sehingga berhak mengangkat piala. Untuk laga final Piala FA kontra Watford, dia dipercaya sebagai starter meski melewatkan semua partai dari babak awal sampai semifinal.

Bagi Kompany sendiri, kebangkitan dirinya tak lepas dari kepercayaan pelatih Pep Guardiola. Karena rangkaian cedera tak lantas membuat sang juru taktik menarik Kompany dari tim inti.

"Kredit spesial untuk Guardiola dan jajaran stafnya. Anda mengawal saya dalam melewati begitu banyak kesulitan. Anda membuat saya kembali lebih kuat setiap saat. Terima kasih banyak," kata Kompany.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
customTrackerImpressionURL
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.31