kumparan
5 Mar 2019 18:33 WIB

Solari soal Isu Mourinho: Real Madrid Selalu Punya Banyak Pelamar

Posisi Santiago Solari sebagai pelatih Real Madrid dilaporkan sedang terancam. Foto: REUTERS/Juan Medina
Tren buruk yang diperlihatkan Real Madrid membuat Santiago Solari terancam dari posisinya sebagai pelatih kepala. Nama Jose Mourinho pun diisukan bakal kembali menangani tim berjuluk Los Merengues tersebut.
ADVERTISEMENT
Di musim 2018/2019, superioritas Real Madrid memang tak begitu terlihat. Kehilangan Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane benar-benar memberikan masalah besar. Akibatnya, mereka pun tertatih hampir di semua kompetisi yang mereka ikuti.
Di La Liga, Real Madrid masih tertahan di posisi ketiga klasemen. Dari 26 pertandingan, hanya 48 poin yang bisa digenggam mereka. Mereka pun terpaut 12 poin dari Barcelona, rival abadi yang bertengger di puncak klasemen saat ini.
Petualangan mereka di Copa del Rey tak kalah mengenaskan. Luka Modric dkk. terhenti di semifinal setelah dipermalukan Barca 3-0 pada leg kedua di Santiago Bernabeu. Tiga hari setelahnya, Madrid kembali takluk 0-1 dari Barca di Bernabeu dalam ajang La Liga.
Kesedihan para pemain Madrid. Foto: REUTERS/Albert Gea
Hal itu yang membuat ancaman pemecatan mulai menghampiri Solari. Bahkan, nama Mourinho diisukan akan jadi penggantinya. Terkait hal itu, Solari menyamakan Madrid seperti aktris Hollywood Julia Roberts, yakni selalu memiliki banyak pelamar.
ADVERTISEMENT
"Klub ini selalu memiliki lebih banyak pelamar daripada Julia Roberts. Anda harus bertanya padanya (siapa yang akan dipilih Julia Roberts dari Mourinho atau Solari), itu pertanyaan yang bagus," gurau Solari seperti dilansir Marca.
Jose Mourinho disebut-sebut akan kembali melatih Real Madrid. Foto: Stefano Rellandini/Reuters
Pernyataan itu ditegaskan Solari jelang laga melawan Ajax Amsterdam pada leg kedua 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (06/03/2019) dinihari WIB. Di laga itu, Los Blancos hanya perlu mempertahankan keunggulan agregat 2-1 untuk lolos ke perempat final.
"Ini adalah Liga Champions, kami akan berjuang dan menang," pelatih asal Argentina itu menegaskan.
Solari juga menanggapi penilaian keterpurukan Madrid adalah dampak dari kepergian Ronaldo. Nama terakhir memutuskan untuk hengkang ke Juventus pada musim panas 2018. Selama di Madrid sejak 2009, pemain asal Portugal itu menyumbang 450 gol dan 131 assist dari 438 laga.
ADVERTISEMENT
"Kita sudah terlalu banyak bicara soal Cristiano Ronaldo. Ia adalah legenda hidup klub ini dan semua yang ia lakukan untuk kami ada di lemari trofi. Kami semua yang ada di sini bekerja sebaik mungkin. Kami ingin menyerang lebih banyak dan mencetak banyak gol," tutur Solari menanggapi kritik minimnya gol Madrid di musim ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan