Pencarian populer

Spaso Tumpul, Bali United Dekati Striker Liga Belanda

Striker SC Telstar, Melvin Platje. (Foto: Dok. NH Nieuws)

Keputusan Bali United merekrut Ilija Spasojevic sebelum Liga 1 2018 bergulir tampaknya tidak memberikan efek signifikan. Striker Tim Nasional (Timnas) Indonesia mulai tersisih dari tim dan bahkan terancam ditendang.

Kontribusi Spasojevic, untuk ukuran pemain yang pernah tampil tajam bersama Persib Bandung dan Bhayangkara FC, memang jauh dari harapan. Dia cuma mencetak 2 gol dari 8 pertandingan yang diarungi bersama Bali United di liga.

Oleh karenanya, pelatih Widodo Cahyono Putro berani menyingkirkan Spaso --sapaan akrabnya-- dari tim inti dalam 3 laga terakhir. Ya, posisi di lini depan kini menjadi milik Nyoman Sukarja. Besar kemungkinan itu berlanjut saat Bali United bersua Persipura Jayapura, Sabtu (9/6/2018) malam WIB.

Kekecewaan terhadap Spaso tidak cuma terlihat dari keputusan Widodo, tetapi juga manuver manajemen di luar lapangan. 'Serdadu Tridatu' mulai mendekati striker SC Telstar, Melvin Platje.

Spasojevic kala berhadapan dengan Borneo FC. (Foto: ANTARA/Nyoman Budhiana)

Hal tersebut diketahui dari penuturan Manajer Telstar, Piet Buter. Bahkan, Platje disebut telah bertolak ke Indonesia.

"Platje sudah berada di Indonesia untuk melakukan negosiasi, tetapi saya tidak mengetahui apakah dirinya setuju bergabung atau tidak," tutur Buter kepada NH Nieuws.

Indikasi kepindahan Platje semakin jelas. Dia sudah menuliskan pesan bernada perpisahan di akun Instagram miliknya.

"Terima kasih atas musim luar biasa, Telstar. Kini adalah saatnya untuk babak baru," tulisnya.

Loading Instagram...

Kalau benar Bali United benar mendekati Platje tentu bukan tanpa sebab jelas. Ditilik dari rekam jejak ketajamannya, Platje memang merupakan opsi menggiurkan di lini depan. Sosok 29 tahun ini mencetak 14 gol dari 35 partai di Jupiler League --kompetisi level kedua di Liga Belanda.

Rumor Platje juga membuka wacana agar Bali United kembali mengusung lini depan beraroma Belanda. 'Serdadu Tridatu' memang masih memiliki Stefano Lilipaly dan Irfan Bachdim yang sama-sama berdarah Belanda meski sudah mengantongi paspor Indonesia.

Lini depan bernuansa 'Negeri Kincir Angin' sempat memberikan tuah kepada Bali United pada musim 2017. Trisula Sylvano Comvalius, Irfan Bachdim, dan Stefano Lilipaly merangkum 51 gol di Liga 1 musim lalu.

Bali United (Foto: Nyoman Budhiana/ANTARA)

Merekrut Platje juga memberikan konsekuensi buat Bali United. Mereka harus mendepak salah satu dari Ahn Byung-Gun, Demerson, Nick van der Velden, atau Milos Krkotic. Sebab, regulasi Liga 1 hanya mengizinkan setiap klub untuk diperkuat empat pemain asing.

Tidak cuma pemain asing, Spaso yang sudah berstatus pemain lokal juga bisa ditendang. Apa lagi alasannya kalau bukan performa yang tumpul.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: