Pencarian populer

Tak Ada Suso, Samu Castillejo pun Jadi

Selebrasi gol Samu Castillejo. Foto: AFP/Marco Bertorello

Samu Castillejo menjadi bintang lapangan ketika Milan membekap Empoli 3-0 di San Siro, Sabtu (23/2/2019) dini hari WIB. Pemain asal Spanyol tersebut terlibat dalam semua gol yang dilesakkan oleh Rossoneri, termasuk satu gol atas namanya sendiri.

Sebelum pertandingan dimulai Castillejo sempat diwawancarai oleh Milan TV. Dalam wawancara itu Castillejo tak bicara soal dirinya sendiri, melainkan soal sang striker sensasional, Krzysztof Piatek. Menurutnya, Piatek bisa sangat produktif karena caranya bergerak.

"Piatek adalah seorang profesional yang hebat. Dia bergerak dengan baik dan itu membuat kami jadi semakin mudah untuk melayaninya. Kami akan mencoba memberinya bantuan terbaik malam ini," kata Castillejo ketika itu.

Dan benar saja. Piatek mencetak gol lagi. Gol yang dicetak pemain Polandia itu jadi pembuka kemenangan Milan. Setelah itu barulah Franck Kessie dan Castillejo sendiri menyusul untuk mencatatkan nama di papan skor.

Proses terciptanya gol Piatek dan Kessie jelas tak bisa dilepaskan dari peran Castillejo. Dalam gol Piatek, eks pemain Villarreal itu melakukan kombinasi dengan Kessie sebelum menyodorkan bola pada Hakan Calhanoglu yang akhirnya mencatatkan assist.

Lalu, pada gol Kessie, Castillejo sendirilah yang memberikan assist. Usai menggiring bola, Castillejo melepaskan umpan terobosan dari area half-space. Umpan tersebut disambut Kessie, yang berlari kencang dari lini kedua, dengan cungkilan yang mengecoh kiper Bartlomej Dragowski.

Dua aksi cemerlang itu akhirnya ditutup Castillejo dengan sebiji gol. Memanfaatkan umpan silang Andrea Conti, winger 24 tahun itu menaklukkan Dragowski di tiang dekat lewat sontekan yang sebenarnya tidak terlalu keras. Dengan begini, sempurnalah malam Castillejo.

Tiga gol Milan itu semuanya dicetak pada babak kedua. Pada babak pertama mereka sempat membobol gawang Empoli tetapi gol Lucas Paqueta dianulir wasit karena empat pemain sekaligus terjebak offside saat Ricardo Rodriguez mengirim umpan silang. Dianulirnya gol Paqueta itu membuat penampilan Milan goyah sehingga kesulitan menciptakan peluang.

Nah, di tengah seretnya peluang Milan itu, Castillejo sebenarnya sudah berusaha keras untuk menjadi juru selamat. Dua kali dia melepaskan tembakan jarak jauh akurat. Akan tetapi, Dragowski masih bisa dengan sigap menghalau tembakan-tembakan tersebut. Upaya Castillejo akhirnya benar-benar terbayar di babak kedua.

Selain perkara penciptaan peluang dan gol, Castillejo pun mampu memberi kontribusi dalam aspek lain, termasuk soal bertahan. Menurut data WhoScored, pemain kidal ini mampu membukukan 2 tekel berhasil, 2 intersep, 3 sapuan, serta 3 duel udara berhasil. Tak heran jika dia mendapat nilai tertinggi (9,6) di antara seluruh pemain yang turun gelanggang.

Pertandingan melawan Empoli ini sendiri merupakan pertandingan ke-6 Castillejo sebagai starter di Serie A. Sebenarnya, total penampilannya untuk 'Iblis Merah' sudah cukup banyak, yaitu 22 kali di semua ajang. Akan tetapi, 14 di antaranya dia lakoni sebagai pengganti dan itu semua terjadi di Serie A.

Ya, Castillejo memang bukan pilihan utama Gennaro Gattuso untuk mengisi pos sayap kanan Milan. Sebab, di sana sudah ada Suso yang memang sudah lama jadi tumpuan. Namun, dengan penampilan cemerlang Castillejo ini, Suso yang harus absen lantaran suspensi di laga melawan Empoli harus berhati-hati kalau tak mau posisinya dicuri oleh sang kompatriot.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.55