kumparan
17 Okt 2018 18:25 WIB

Tentang Minat pada Piatek, Komoditi Panas Eropa saat Ini

Striker Genoa, Kryszstof Piatek. (Foto: Getty Images/Paolo Rattini)
Krzysztof Piatek jadi komoditas panas di Eropa saat ini. Bayangkan saja, 13 gol sudah disarangkan penyerang asal Polandia itu untuk Genoa saat ini. Catatan itu mengantarkannya menjadi capocannoniere, mengungguli bomber papan atas macam Gonzalo Higuain, Ciro Immobile, bahkan Cristiano Ronaldo
ADVERTISEMENT
Presiden Genoa, Enrico Preziosi, tahu betul konsekuensinya: Ada kemungkinan Piatek hengkang ke klub top Eropa. Apalagi, Genoa bukanlah tim yang cukup kaya yang juga mampu menggaransikan gelar juara.
"Tidak ada klausul pelepasan, saya biasanya tidak pernah menyertakannya," kata Preziosi kepada Gazzetta dello Sport.
Sejak didatangkan dengan banderol 4,5 juta euro dari KS Cracovia (klub asal Polandia), Genoa memang tidak menyisipkan klausul pelepasan kontrak. Maka dari itu Preziosi membuka peluang bagi para klub peminat Piatek.
“Bernegosiasi dengan saya adalah sebuah kebebasan, jika ada klub yang menginginkan salah satu pemain saya maka kita dapat duduk dan berbicara: 'Ini harganya, apakah Anda menginginkannya?’"
Krzysztof Piatek dalam sebuah pertandingan untuk Genoa. (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)
Menurut Bleacher Report, Napoli, Juventus, AS Roma, Inter Milan, Chelsea, Paris Saint Germain, Real Madrid dan Barcelona adalah deretan klub yang kepincut meminangnya. Bahkan, Aurelio De Laurentiis selaku Presiden Napoli mengklaim telah melakukan pembicaraan dengan Piatek.
ADVERTISEMENT
Preziosi sendiri menyanggahnya karena tak mendapatkan pembicaraan langsung atas minat tersebut. Meski di satu sisi tak menampik ada beberapa klub Italia dan Eropa yang telah berniat melakukan negosiasi. Sementara perkara harga, Preziosi blak-blakan mengatakan bahwa dirinya belum mematok harga jual Piatek.
“Saya belum tahu harga Piatek dan untuk saat ini saya tidak mengajukan pertanyaan, Piatek sangat penting bagi Genoa dan saya harus memikirkan Genoa."
Sebagai seorang poacher, kelebihan Piatek tak sebatas kemampuan untuk memenangi duel udara, tetapi juga kejeliannya dalam memanfaatkan celah. Yang jadi spesial, Piatek tak memiliki banyak bantuan dari lini kedua. Genoa sendiri memang tak memiliki banyak kreator serangan. Sektor yang paling intens mendulang umpan kunci justru lahir dari sektor full-back, via Domenico Criscito.
ADVERTISEMENT
Andai Piatek benar-benar angkat kaki dari Stadio Luigi Ferraris, Genoa juga tak akan sepenuhnya dirugikan. Selain mendapatkan dana segar, klub peraih Scudetto sembilan kali itu masih punya Andrea Favilli --penyerang berbakat yang dipinjam dari Juve. Sejauh ini striker berusia 21 tahun itu juga tampil impresif karena sudah mengemas sepasang assist dalam dua laga yang dijalaninya sebagai pemain cadangan.
“Mereka (klub lain) akan diuntungkan, begitu juga Genoa, dan kemudian kami akan fokus pada Favilli," kata Preziosi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan