Walau Kalah, City Tetap Lolos ke Perempat Final

Secara mengejutkan, Manchester City takluk pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions menghadapi Basel. Bermain di Etihad Stadium, Kamis (8/3/2018) dini hari WIB, City kalah tipis 1-2.
City unggul lebih dulu lewat Gabriel Jesus (8'). Namun, Basel sanggup bangkit untuk mencetak dua gol via Mohamed Elyounoussi (17') dan Michael Lang (71'). Meski kalah, City tetap lolos ke babak perempat final dengan keunggulan agregat 5-2.
***
Sebuah sejarah tercipta atas nama Phil Foden. Gelandang Manchester City itu resmi menjadi pemain termuda Inggris di fase gugur Liga Champions. Foden tampil bersama sejumlah pemain pelapis City macam Oleksandr Zinchenko, Danilo, Yaya Toure, dan Claudio Bravo untuk menghadapi Basel kali ini dalam formasi 4-3-3.
Dari kubu Basel, Raphael Wicky masih setia dengan pakem 3-4-2-1 andalannya. Marek Suchy, Serey Die, dan Dimitri Oberlin menjadi pilar di masing-masing lini permainan jagoan Swiss tersebut.
City memang menampilkan skuat yang tidak sekuat biasanya, tetapi mereka masih dengan mudah bisa mendominasi penguasaan bola. Pressing ketat yang mereka tampilkan membuat para pemain Basel tercekik di area permainan sendiri.
Dominasi City ini akhirnya terwujud dengan konkret lewat gol Gabriel Jesus pada menit kedelapan. Lewat serangan yang juga melibatkan Leroy Sane, Foden, dan Aymeric Laporte, Bernardo Silva kemudian mengirim umpan silang mendatar ke tiang jauh. Jesus yang berdiri bebas tanpa kesulitan menyontek bola masuk ke gawang.
Usai gol itu, City makin gencar menyerang, tetapi Basel juga tak tinggal diam. Lewat serangan-serangan balik, mereka bisa membuat pertahanan City kelabakan. Puncaknya, sembilan menit usai gol Jesus, Basel menyamakan kedudukan.
Lewat sebuah serangan balik, Bias Riveros menyusuri sisi kanan pertahanan City tanpa terkawal. Sesampainya di kotak penalti, Riveros mengirim umpan tarik ke tengah yang kemudian dikonversi Mohamed Elyounoussi menjadi gol.
Sejak kedudukan kembali imbang 1-1, kedua tim terus melakukan jual-beli serangan. Mereka pun sama-sama mendapatkan satu peluang emas lagi. Sayangnya, dua peluang itu sama-sama mentah di tangan kiper. Akhirnya, tanpa gol tambahan, angka 1-1 jadi penghias papan skor saat turun minum.

Pada babak kedua, skenario babak pertama masih berjalan. City menguasai bola --bahkan sampai 72%-- dan Basel bertahan dengan rapat. Bedanya, pada babak kedua City hampir sama sekali tidak bisa menciptakan tembakan ke gawang. Sampai laga memasuki menit ke-70, pemain-pemain City hanya berputar-putar menggulirkan bola di sekeliling blokade Basel.
Malah, City kemudian kembali kebobolan. Lewat sebuah serangan balik, kini giliran Elyounoussi yang mencatatkan assist. Setelah berhasil menarik dua pemain bertahan City keluar dari kotak penalti, pemain Norwegia ini memberi umpan tarik kepada Michael Lang yang merangsek masuk. Dari sudut sempit, Lang melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Bravo.
Seusai gol kedua, Basel semakin percaya diri. Mereka memang masih bermain bertahan, tetapi ketika melakukan serangan balik, para pemain Basel mampu menunjukkan kepercayaan diri tinggi yang membuat pemain belakang City kerapkali kewalahan.
Namun, tak ada satu pun peluang Basel yang berbuah gol ketiga. Di sisi lain, City juga tidak kunjung mampu memperbaiki penampilan. Akhirnya, skor 2-1 untuk keunggulan Basel bertahan sampai peluit panjang.
