Kumparan Logo

5 Sajian Nusantara yang Diadaptasi dari Masakan Belanda

kumparanFOODverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hidangan Indonesia yang diadaptasi dari Belanda. (Foto: Instagram @ivanahidajat & @dapursolo1988)
zoom-in-whitePerbesar
Hidangan Indonesia yang diadaptasi dari Belanda. (Foto: Instagram @ivanahidajat & @dapursolo1988)

Telah mengalami penjajahan selama kurang lebih 3,5 abad, Indonesia tentunya mendapat banyak pengaruh budaya dari Belanda, tak terkecuali kulinernya. Ya, ragam kuliner Nusantara memang banyak mengadaptasi panganan dari Negeri Kincir Angin tersebut.

Sebut saja perkedel yang mungkin menjadi makanan favoritmu. Hidangan satu ini rupanya diadaptasi dari sajian khas Belanda bernama frikadeller.

Tak hanya perkedel, dilansir Indonesia Tatler, terdapat beberapa masakan adaptasi lainnya. Apa saja?

1. Semur

instagram embed

Kerap disantap bersama nasi uduk, rupanya semur juga merupakan hidangan yang berasal dari Negara Kincir Angin, lho. Semur merupakan makanan bercita rasa manis dengan sentuhan rempah yang berasal dari masakan Belanda bernama smoor. Masyarakat Belanda umumnya akan mengolah smoor dengan potongan bawang bombay dan tomat segar.

2. Selat Solo

instagram embed

Selat Solo merupakan sajian bistik khas Jawa Tengah yang terdiri dari beberapa isian seperti keripik kentang, buncis, wortel dan telur. Hidangan satu ini rupanya berasal dari hasil adaptasi sajian bernama biefstuk.

Namun, berbeda dengan biefstuk, selat Solo cenderung memiliki kuah yang lebih encer dan berempah. Konon, sajian satu ini merupakan salah satu makanan favorit para ningrat di Keraton Solo.

3. Perkedel

instagram embed

Apakah kamu sering mengkonsumsi perkedel? Hidangan yang terbuat dari campuran kentang tumbuk, telur, bawang merah, daun bawang ini ternyata berasal dari hasil adaptasi makanan Belanda, lho. Di Belanda, perkedel disebut frikadeller dan dalam penyajiannya, frikadeller akan diolah bersama kentang dan daging cincang.

4. Sup Senerek

instagram embed

Sajian Indonesia yang diadaptasi dari masakan Belanda adalah sup senerek. Bila dilihat sekilas, sajian ini terlihat seperti sup daging bening yang umum dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Namun bedanya, sup senerek menggunakan kacang merah sebagai bahan campurannya. Di Belanda sendiri, sup senerek disebut ertwensoep yang dibuat dari daging asap, kacang polong, sayuran dengan kuah kaldu kental.

5. Sup brenebon

instagram embed

Sup brenebon adalah sajian sup yang populer di Manado. Terbuat dari campuran iga sapi, kacang merah, wortel, dan rempah ini ternyata merupakan makanan hasil adaptasi dari sajian bernama bruine bonensoep khas Belanda. Bedanya, sup brenebon menggunakan kuah kaldu iga sapi yang bening, sedangkan bruine bonensoep menggunakan krim kental sebagai campuran kuah sup.