Pencarian populer
Food & Travel

Ada Cicak Mati dalam Produknya, Pelajaran Berharga Irvins Salted Egg

Irvins Salted Egg (Foto: dok. Irvins Salted Egg)

Konsumen Irvins Salted Egg melaporkan menemukan reptil mirip cicak atau tokek kecil di dalam kemasan produk kripik yang dimakannya. Hal itu tentu membuat jijik si konsumen.

Namun pihak Irvins Salted Egg bertindak cepat. Mereka segera merespons masalah itu dengan meminta maaf kepada konsumennya. Irvins juga menawarkan pengembalian uang bagi konsumen yang sudah telanjur membeli namun risi saat akan memakannya lantaran insiden cicak mati.

Hal ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Irvins Salted Egg. Selain minta maaf, mereka juga bergegas melaporkan ke otoritas yang menangani masalah pangan di Singapura, Agri-Food and Veterinary Authority of Singapore (AVA). Irvins Salted Egg berkomitmen akan kooperatif saat investigasi dilakukan.

"Kami berjanji untuk menyelidiki ini lebih lanjut karena kami tidak tahu bagaimana bisa ada cicak mati di kantong makanan ringan kami, dan kami berjanji untuk melakukan perubahan yang diperlukan dalam produksi untuk memastikan hal ini tidak akan terjadi lagi," tulis Irvins Salted Egg di laman Facebook-nya.

Selain itu, kepada konsumennya, Irvins Salted Egg memastikan akan menarik produknya dari toko-toko. Dipastikan juga fasilitas produksi telah dipindah ke tempat baru yang lebih bersih.

Dikutip dari Straits Times, respons cepat Irvins Salted Egg, ini dipuji para pakar branding dan pemasaran. Langkah-langkah yang telah dilakukan Irvins ditengarai tidak akan serta-merta membuat produk tersebut hancur.

"Respons cepat dan permintaan maaf yang tulus dari pendirinya adalah langkah-langkah yang bisa membantu upaya penenangan atas reputasi yang telah rusak," tulis Straits Times.

Awal Mula Insiden

Jane Holloway, salah seorang pengguna Facebook yang mula-mula melaporkan adanya cicak mati yang sudah mengering di dalam kemasan Irvins Salted Egg. Dia menceritakan kisahnya di Facebook.

Holloway menuturkan setelah kakak dan ibunya makan setengah kantong Irvins Salted Egg, barulah ditemukan reptil kecil yang sudah mengering seperti keripik. Meski begitu, bentuk asli si reptil masih terlihat jelas. Holloway menduga cicak tersebut ikut digoreng bersama kulit salmon sehingga tampak krispi.

Holloway juga menyampaikan email keluhan ke Irvins Salted Egg. Menurut Holloway, perusahaan itu meminta maaf dan menawarkan pengembalian uang kepadanya dan membayar uang berobat jika ada dampak yang muncul akibat insiden itu.

Holloway menambahkan insiden cicak mati itu pasti tidak disengaja. Sebab dalam sekantong Irvins Salted Egg lain yang dia makan, semua aman-aman saja. "Mungkin tokek di langit-langit jatuh ke mesin pengolah," ucapnya.

Pernah Dilaporkan Hal Serupa Sebelumnya

Irvins Salted Egg (Foto: dok. Irvins Salted Egg)

Ternyata insiden cicak mati di dalam kemasan Irvins Salted Egg bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, pengguna Facebook Kevin Nguyễn mengaku pernah mengalaminya pada awal tahun lalu.

Kepada Business Insider, Nguyễn bercerita dirinya membeli keripik tersebut pada 18 Maret 2018 di salah satu toko yang terletak di Terminal 2 Bandara Changi, Singapura. Begitu mendapati binatang mati di dalam kemasan, dia pun mengirim email keluhan ke Irvins Salted Egg.

Founder Irvins Salted Egg, Irvin Gunawan, dalam email balasannya mengatakan sebenarnya kontrol pabrik makanan di Singapura cukup ketat. Ada kontrol hama yang dilakukan setiap dua minggu dan menurut Gunawan dirinya tidak pernah melihat hama apapun di pabriknya.

"AVA memeriksa kami setiap beberapa bulan," tambah Irvin Gunawan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: