Kumparan Logo

Brokoli hingga Kunyit, 7 Makanan yang Dipercaya Ampuh Melawan Kanker

kumparanFOODverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kanker (Foto: THINKSTOCK)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kanker (Foto: THINKSTOCK)

Dapat membunuh secara perlahan tanpa kenal bulu membuat kanker dicap sebagai salah satu jenis penyakit mematikan di seluruh dunia. Sayangnya, hingga kini belum ada teknologi penyembuh atau obat mujarab yang terbukti ampuh untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Meski begitu, kanker rupanya bisa diantisipasi dengan cara menjalani hidup sehat, yakni berolahraga secara rutin, menghindari makanan tak sehat, hingga mengonsumsi sederet makanan yang dapat meminimalisir risiko penyakit tersebut.

Makanan apa saja? Dilansir Healthline, berikut tujuh jenis makanan yang ampuh mencegah risiko kanker:

1. Brokoli

Ilustrasi brokoli. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi brokoli. (Foto: Thinkstock)

Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa alami sayuran yang dikenal memiliki sifat anti kanker yang kuat. Menurut sebuah penelitian, senyawa tersebut dapat mengurangi ukuran dan jumlah sel kanker payudara hingga 75 persen. Selain itu, beberapa penelitian lainnya juga menemukan bahwa mengonsumsi brokoli dapat meminimalisir risiko kanker kolotektral atau usus besar.

2. Wortel

Wortel. (Foto: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Wortel. (Foto: Pexels)

Beberapa penelitian menemukan bahwa menyantap wortel secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker. Salah satunya adalah kanker perut hingga 26 persen. Bukan itu saja, penelitian lainnya pun mengungkapkan bahwa wortel juga dapat mencegah perkembangan kanker prostat sebesar 18 persen.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Kacang-kacangan (Foto: Pixabay)

Dikemas dengan kandungan serat yang cukup tinggi, kacang-kacangan sangat baik untuk melindungi tubuh dari kanker usus besar. Menurut sebuah penelitian yang diikuti oleh 1.905 orang dengan riwayat kanker usus besar, mereka yang mengonsumsi lebih banyak kacang-kacangan cenderung memiliki penurunan risiko kanker.

4. Golongan buah berry

Ilustrasi blueberry. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi blueberry. (Foto: Thinkstock)

Golongan buah beri seperti strawberry, blueberry, dan blackberry tinggi akan senyawa anthocyanin, yakni antioksidan alami tumbuhan yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker.

Dalam sebuah penelitian yang diikuti oleh 25 pengidap kanker usus besar, sebagian di antaranya yang mengonsumsi buah berry selama tujuh hari berturut-turut mengalami pengurangan pertumbuhan sel kanker sebesar 7 persen.

5. Kayu manis

Kayu manis dapat digunakan sebagai masker rambut. (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Kayu manis dapat digunakan sebagai masker rambut. (Foto: Pixabay)

Kayu manis dikenal memiliki segudang manfaat kesehatan, termasuk untuk mengurangi gula darah dan meredakan peradangan. Selain itu, beberapa penelitian yang diterapkan pada hewan menemukan bahwa rempah beraroma khas ini juga dapat membantu mencegah penyebaran, sekaligus membunuh sel kanker.

6. Minyak zaitun

Minyak zaitun bisa mengurangi jumlah keringat (Foto: pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Minyak zaitun bisa mengurangi jumlah keringat (Foto: pixabay)

Beberapa penelitian menemukan bahwa menyisipkan minyak zaitun ke dalam menu makan sehari-hari diklaim ampuh untuk melindungi tubuh dari risiko kanker. Selain itu, beberapa penelitian lainnya menyatakan bahwa orang-orang yang mengonsumsi minyak zaitun dalam jumlah besar memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara dan kanker sistem pencernaan dibandingkan mereka dengan asupan yang rendah.

7. Kunyit

Ilustrasi kunyit (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kunyit (Foto: Thinkstock)

Bahan makanan penangkal kanker yang terakhir adalah kunyit. Dikenal dengan sifat anti peradangan dan antioksidan, kunyit dinilai ampuh untuk membunuh sel kanker pada tubuh. Untuk mencegah kanker, konsumsi ekstrak kunyit dengan madu secara rutin.