Kumparan Logo

Dampak Sering Ngemil Tengah Malam

kumparanFOODverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ngemil di malam hari Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ngemil di malam hari Foto: Shutterstock

Pasti kamu pernah merasakan tiba-tiba lapar di tengah malam. Akhirnya, ngemil jadi salah satu pilihan. Mencari aneka pengganjal perut agar tidur lebih nyenyak.

Sebaiknya kurangi kebiasaan tersebut. Sebab menyantap makanan sesaat sebelum tidur ternyata kurang baik bagi kesehatan.

Salah satu dampaknya adalah membuat bobot tubuh naik drastis. Menurut Misaligned Feeding Impairs Memories yang diterbitkan tahun 2015, pola makan yang tidak teratur ini juga bisa merusak otak.

Berikut ini lima efek samping lain bila terlalu sering ngemil sebelum tidur:

1. Nafsu makan tinggi di pagi hari

com-Ilustrasi makan Pagi Foto: Shutterstock

Perut keroncongan di pagi hari bisa jadi karena kebiasaan ngemil di tengah malam. Menurut penelitian dari Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania, kebiasaan ini bisa meningkatkan kadar glukosa di dalam tubuh.

Glukosa merangsang pembentukan hormon ghrelin atau dikenal dengan hormon lapar. Akibatnya, perut akan terasa kosong meski sudah ngemil di tengah malam.

2. Rentan gangguan tidur

Ilustrasi insomnia Foto: Pixabay

Ngemil di malam hari juga bisa mengganggu pola tidur seseorang. Dari penelitian Dreams of the Rarebit Fiend: Food and Diet as Instigators of Bizarre and Disturbing Dreams tahun 2015, makan sebelum tidur membuat lambung dan pencernaan tak nyaman. Bila dibiarkan, bisa meembuat pola tidur berantakan. Bahkan menyebabkan mimpi buruk.

3. Menurunkan daya ingat

Ilustrasi otak manusia. Foto: Shutterstock

Penurunan daya ingat bisa dihindari dengan mengurangi kebiasaan ngemil sebelum tidur. Menurut penelitian dari University of California, mengkonsumsi makanan di luar jam makan akan memperburuk kemampuan mengingat jangka panjang.

Rasa tak nyaman akibat makan di sembarang waktu juga akan menyebabkan perut tak nyaman. Akibatnya seseorang akan lebih sulit fokus dan berkonsentrasi.

4. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Ilustrasi sakit jantung Foto: Shutterstock

Makan di atas jam 19.00 bisa memperbesar risiko terkena gangguan jantung. Kebiasaan makan tak sehat sebelum tidur akan meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah.

Penelitian dari Dokuz Eylul University, Turki, mengungkap bahwa kolesterol dapat menumpuk di pembuluh darah dan menghambat aliran darah dari dan ke jantung. Hal tersebut juga akan meningkatkan tekanan darah yang tak baik bagi tubuh.

5. Meningkatkan asam lambung

Ilustrasi maag Foto: dok.shutterstock

Sering ditegur ketika tidur-tiduran setelah makan? Ternyata hal ini karena posisi badan yang rebah akan membuat perut tak nyaman. Bahkan timbul rasa mual.

Tubuh membutuhkan beberapa jam untuk mencerna makanan. Saat tubuh berbaring sementara makanan belum dicerna, makanan bersama cairan asam lambung akan ikut mengalir melalui perut hingga tenggorokan.

Gangguan ini bisa menyebabkan pusing, mual, hingga muntah.