Gulai Kepala Ikan Medan Baru, Tak Ada Duanya!

22 April 2019 12:29 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Gulai Kepala Ikan-RM. Medan Baru (COVER) Foto: Mela Nurhidayati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gulai Kepala Ikan-RM. Medan Baru (COVER) Foto: Mela Nurhidayati/kumparan
ADVERTISEMENT
Mencari tempat makan yang menyajikan gulai kepala ikan? Datang saja ke RM Medan Baru. Rumah makan di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, ini sudah menyajikan masakan Aceh sejak 1970.
ADVERTISEMENT
Lokasinya berada tepat di pinggir jalan. Dengan restoran yang didominasi abu-abu dan hitam, serta area yang cukup luas. Ada dua pilihan tempat makan; smoking area dan non-smoking area.
Suasana di RM. Medan Baru Foto: Mela Nurhidayati/kumparan
Salah satu menu andalan mereka adalah gulai kepala ikan. Ada tiga pilihan ukuran. Kecil (Rp 150 ribu), sedang (Rp 250 ribu), dan besar (Rp 360 ribu). Jika datang kesorean, ukuran kecil dan sedang siap-siap kehabisan.
Gulai Kepala Ikan-RM. Medan Baru Foto: Mela Nurhidayati/kumparan
Gulai kepala ikan disajikan dalam piring oval berbahan stainless steel. Tampak kepala ikan ukuran sedang terendam dalam santan kental berwarna oranye.
Menurut Ibrahim, pemilik dari RM Medan Baru, gulai kepala ikan ini lebih lezat jika disantap selagi panas. Aroma gulainya menyebar hingga membuat perut keroncongan.
“Biasanya para pelanggan di sini makan gulai kepala ikan tanpa nasi. Karena kalau dicampur nasi, rasanya jadi berantakan,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
Usut punya usut, kepala ikan yang mereka sajikan berasal dari ikan kakap putih yang didatangkan langsung dari Lampung. Teksturnya lebih halus, lembut, dan juga gurih.
Sedangkan menurut Ibrahim, bagian yang tak boleh dilewatkan dari hidangan ini adalah bagian mulut dan sum-sumnya. Teksturnya sangat lembut, sampai-sampai bisa dilumat dengan gerakan lidah saja.
Burung Punai-RM. Medan Baru Foto: Mela Nurhidayati/kumparan
Ada juga menu burung punai goreng (Rp 22.750) yang tak kalah nikmat. Punai atau green pigeon adalah sejenis burung merpati. Dagingnya bertekstur lembut. Seratnya halus.
Di RM Medan Baru, daging punai diungkep selama satu jam hingga bumbunya meresap. Setelah itu digoreng hingga cokelat keemasan.
“Kalau makan burung punai goreng harus yang benar-benar hangat. Rasanya lebih lezat,” tambah Ibrahim.
ADVERTISEMENT
Benar saja, saat dicicipi dagingnya terasa empuk dengan bumbu yang sedikit asin. Rasanya seperti menyantap ayam goreng, namun dengan ukuran yang jauh lebih kecil dan rasa yang lebih gurih.
Sambal Racikan-RM. Medan Baru Foto: Mela Nurhidayati/kumparan
Rasanya semakin menonjol jika disantap bersama sambal merah racikan RM Medan Baru. Sambal racikan itu, terbuat dari sambal merah, bawang goreng, dan juga kecap. Sambal ini akan tersedia jika kamu meminta langsung kepada pramusaji.
Daun Pepaya-RM. Medan Baru Foto: Mela Nurhidayati/kumparan
Untuk menetralkan rasa gulai kepala ikan dan burung punai goreng, cobalah memesan daun pepaya rebus (Rp 19.500). Teksturnya lembut dan sedikit renyah karena direbus selama satu jam. Sedangkan rasanya cenderung manis, namun meninggalkan rasa sedikit pahit.
“Agar rasa pahitnya hilang, cocol saja pakai sambal merah. Rasanya jauh lebih enak,” tutup Ibrahim.
ADVERTISEMENT
Rumah Makan Medan Baru
Alamat: Jl. Krekot Bunder Raya No.65, Pasar Baru, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. 10710.
Jam buka: Setiap hari (09.00-21.00 WIB)
Telepon: (021) 3844273