Pencarian populer

Manfaat Tak Terduga Bawang Bombay untuk Kesehatan

Ilustrasi Bawang Bombay Foto: Shutterstock/NUM LPPHOTO

Selama ini kita mengenal bawang bombay sebagai bumbu penyedap makanan saja, betul? Padahal di balik aromanya yang kuat, bawang bombay juga mengandung segudang nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Bahkan, menurut data yang dipublikasikan United States Departement of Agriculture Research Service (USDA), satu buah bawang bombay ukuran sedang mengandung 44 kalori, vitamin, mineral, dan serat dalam jumlah yang cukup banyak.

Tak hanya itu, bawang bombay juga menjadi sumber potasium atau salah satu kandungan mineral yang tidak dimiliki sayuran lain.

Lalu, manfaat kesehatan apa saja yang bisa didapat dari bawang bombay? Berikut kumparan rangkum untuk kamu.

1. Menjaga kesehatan jantung

Ilustrasi penyakit jantung. Foto: Thinkstock

Bawang bombay mengandung antioksidan dan senyawa yang bisa melawan peradangan, mengurangi trigliserida atau sejenis lemak yang banyak ditemukan di dalam darah, serta mengurangi kadar kolesterol.

Tak hanya itu, bawang bombay juga mengandung quercetin atau sejenis flavonoid yang bisa membantu kalium menjaga tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.

2. Mencegah terjadinya kanker

Ilustrasi kanker Foto: THINKSTOCK

Bawang bombay masuk dalam genus Allium yang memiliki keutamaan dalam mencegah kanker, terutama kanker lambung dan kolorektal.

Menurut beberapa ahli, sifat antikanker yang dimiliki bawang bombay dikaitkan dengan senyawa sulfur dan antioksidan flavonoid yang ada di dalam sayuran tersebut.

Sebuah tinjauan dari 26 studi menunjukkan, orang yang mengkonsumsi jumlah sayuran Allium tertinggi maka bisa memperkecil kemungkinan terjadinya kanker lambung sekitar 22 persen.

3. Menjaga kadar gula darah

Gula dan alat pengukur kadar gula. Foto: pixabay.com

Selain bisa mencegah terjadinya kanker, bawang bombay juga bisa membantu menjaga kadar gula darah. Efek ini tentunya penting bagi penderita diabetes atau prediabetes.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, kandungan seperti senyawa kuersetin dan sulfur dalam bawang bombay memiliki efek antidiabetes.

Masih dalam studi yang sama, para ahli juga meneliti beberapa orang yang menderita diabetes tipe 1 dan tipe 2. Mereka diminta untuk memakan bawang bombay merah, di mana hasilnya kadar gula darah mereka lebih rendah hingga 4 jam ke depan.

4. Menjaga kesehatan tulang

Ilustrasi tulang sehat Foto: Shutterstock

Tak banyak orang mengira bahwa bawang bombay bisa membantu menjaga kesehatan tulang. Hal ini dikarenakan kandungan antioksidannya yang bisa mengurangi kekeroposan tulang, mencegah osteoporosis, dan meningkatkan kepadatan tulang.

Bahkan, sebuah studi juga menemukan fakta bahwa mengkonsumsi bawang bombay setiap hari bisa meningkatkan kepadatan tulang sekitar 5 persen pada wanita perimenopause dan postmenopause.

5. Menjaga fungsi sistem pencernaan

Usus besar dan saluran pencernaan manusia. Foto: Elionas2 via pixabay

Bawang bombay merupakan sayuran yang kaya akan serat dan prebiotik. Kedua kandungan itu sejatinya bisa membuat sistem pencernaan bekerja dengan baik.

Tak hanya itu, bawang bombay juga mengandung oligofructose atau sejenis serat khusus yang mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus. Serat ini juga dibutuhkan untuk mencegah dan mengobati diare.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.40