Seporsi Lengkap Nasi Uduk Gondangdia, Tetap Sederhana dan Nikmat

21 Mei 2019 20:43 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Nasi Uduk Gondangdia Foto: Mela Nurhidayati Syamsiyah/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Nasi Uduk Gondangdia Foto: Mela Nurhidayati Syamsiyah/Kumparan
ADVERTISEMENT
Nasi uduk enaknya dimakan dengan taburan bawang goreng yang harum. Gurihnya santan dalam balutan nasi putih yang pulen memang bikin ketagihan. Apalagi jika dimakan bersama ayam goreng bumbu kuning, semakin lengkap rasanya.
ADVERTISEMENT
Jika ingin menyantap nasi uduk enak di Jakarta, Nasi Uduk Gondangdia jawabannya. Nasi uduk legendaris ini sudah ada sejak 1993. Usianya saat ini sudah 26 tahun, maka rasanya tak perlu diragukan lagi bukan?
Lokasinya memang agak nyempil tepatnya di Jalan Cikini IV/12, Jakarta Pusat. Di bawah rel kereta api arah Cikini - Gondangdia di situlah kamu bisa menemukan warung makannya. Tempatnya sederhana saja layaknya warung makan biasa dengan etalase kaca yang menampakkan jejeran lauk-pauk.
Nasi Uduk Gondangdia Foto: Mela Nurhidayati Syamsiyah/Kumparan
Terlihat ada ayam goreng, ati ayam, ampela, jantung, telur, dan daging empal. Ada pula usus, babat, paru, limpa, cumi, udang, tempe, tahu, dan petai. Semuanya bisa digoreng dengan tingkat kematangan sesuai selera. Jika ingin yang dibakar juga ada. Tersedia ayam, lele, gurame, bawal, dan daging bakar.
ADVERTISEMENT
Jadi ketika datang kita diwajibkan untuk memilih terlebih dahulu lauk apa yang akan dimakan. Barulah lauk yang dipesan disajikan bersama nasi uduk, sambal, serta lalapan. Sambalnya ada dua macam; sambal terasi dan sambal kacang.
Nasi uduknya sendiri dihidangkan cukup unik. Berbalut bungkusan daun pisang berbentuk kerucut yang tinggi, sekilas terlihat seperti nasi tumpeng. Hmm nasinya harum daun pisang dan taburan bawang goreng. Rasanya juga gurih khas santan dengan tekstur yang pulen. Sedaaap!
Nasi Uduk Gondangdia Foto: Mela Nurhidayati Syamsiyah/Kumparan
Oiya, biasanya pelayan akan menyajikan empat bungkus nasi uduk, tapi jika kurang kamu bisa memesannya lagi, atau jika kelebihan tak perlu semuanya dihabiskan, kok. Harga per bungkus nasi uduknya dibanderol Rp 7.000 saja.
Untuk melengkapinya kami memesan ayam, paru, ampela, tahu, dan tempe goreng. Lauknya tak kalah menggugah, lho. Ayamnya digoreng tak terlalu garing jadi terasa lembut dan agak sedikit manis --rasanya mirip ayam kalasan.
ADVERTISEMENT
Untuk paru dan ampela gorengnya pun kenyal namun tetap gurih. Sedangkan, tahu dan tempenya juga nikmat yang sudah dibumbui kuning.
Nasi Uduk Gondangdia Foto: Mela Nurhidayati Syamsiyah/Kumparan
Aneka lauk-pauknya dihargai berkisar Rp 4.000 - Rp 20 ribu. Jika ingin ada sensasi kriuk saat makan tersedia juga kerupuk ikan serta rempeyek kacang. Nah, jika ingin sayuran pesan saja lalapan atau sayur asem.
Nasi Uduk Gondangdia ini nikmat dimakan kapan saja. Siang hari ataupun malam hari tetap sedap. Tempat makan legendaris itu pun buka sampai malam mulai 10.00 sampai 24.00 WIB. Kelezatan Nasi Uduk Gondangdia memang bisa membawa kita pada citarasa nostalgia yang bikin kangen.