Pencarian populer

5 Artis Mainstream yang Membentuk Band Metal

Artis-artis mainstream yang punya band metal (Foto: Munady/kumparan)

Skena musik metal Indonesia memang berada di bawah tanah. Tidak begitu banyak orang yang menikmati genre musik tersebut karena dinilai bising.

Namun, beberapa artis mainstream Indonesia justru membuat sebuah proyek musik yang memainkan musik metal. Beberapa di antaranya merupakan musisi pop ternama Indonesia. Ada pula satu sosok artis yang tergolong kontroversial di industri hiburan Indonesia.

1. Vicky Prasetyo (Kudeta)

Vicky Prasetyo bersama Kudeta. (Foto: Instagram/@kudetaofficial777)

Vicky Prasetyo termasuk artis Indonesia yang penuh sensasi dan kontroversi. Beberapa waktu lalu, nama Vicky kembali mencuat setelah menggerebek istrinya, Angel Lelga, kala tengah berduaan dengan pria bernama Fiki Alman di kediamannya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Di balik sisi kontroversialnya, Vicky juga menuangkan kecintaannya pada musik metal bersama band bernama Kudeta. Mengusung aliran groove metal, Kudeta kini sudah menjadi salah satu idola metalheads di kawasan Bekasi dan Jakarta Timur.

Vicky membentuk Kudeta bersama Arief (drum), Omi (gitar), Cakrabani (gitar), dan Manyun (bas gitar). Namun, hingga kini Kudeta belum memiliki album meski sudah menelurkan beberapa single, seperti ‘Revolusi Jiwa’, dan ‘Menang atau Mati’.

2. Indra Lesmana (ILP)

Indra Lesmana (Foto: Munady Widjaja)

Indra Lesmana adalah musisi yang terkenal senang melakukan eksperimen musik. Ia membentuk grup musik jazz Krakatau di era '80-an dan kerap membuat komposisi musik untuk beberapa musisi pop, termasuk Titi DJ, Reza Artamevia, dan Eva Celia, putrinya.

Sejak 2017, Indra mulai mencoba melakukan eksplorasi dengan membentuk sebuah grup musik progressive metal bernama Indra Lesmana Project (ILP). Di band tersebut, Indra mempercayakan Shadu Shah untuk bermain bas gitar, Karis ‘Deadsquad’ dan Ray Syarif untuk bermain gitar, Hata Arysatya pada drum, serta Togar di bagian vokal.

ILP kini telah memiliki satu buah album bertajuk ‘Sacred Geometry’ yang berisi 4 lagu. Meski baru punya satu album, ILP telah diapresiasi dengan menjadi pemenang di AMI 2018 kategori ‘Karya Produksi Progressive Terbaik’.

3. Comi dan Cito ‘Payung Teduh’ (LogaMulia)

LogaMulia (Foto: Instagram @logamulia.official)

Payung Teduh merupakan salah satu band era milenial yang populer di kalangan remaja. Namun, Payung Teduh sempat redup ketika Is, sang vokalis, memutuskan untuk hengkang dan berdiri sebagai Pusakata.

Kini, Comi dan Cito masih terus melanjutkan perjuangan Payung Teduh dengan membuat single ‘Sebuah Lagu’ untuk soundtrack film animasi Disney ‘Wreck It Ralph 2: Ralph Breaks The Internet’. Mereka juga membuat band metal bernama LogaMulia di sela-sela kesibukannya bersama Payung Teduh.

LogaMulia diperkuat oleh dua personel hebat lain selain Comi dan Cito, yakni Apit ‘End of Journey’ dan Pratama ‘Straight Out’. Hingga saat ini, LogaMulia baru merilis teaser single di Instagram. Sepertinya, musik mereka akan dibalut nuansa metal yang berpadu unik dengan hardcore.

Comi sempat membeberkan bahwa dalam waktu dekat, LogaMulia akan segera merilis sebuah album. “Masih sibuk sama Payung Teduh, nih. Mungkin Januari kali LogaMulia rilis album,” kata Comi ketika ditemui beberapa waktu lalu.

4. Husein ‘Idol’ (Children of Gaza)

Husein Alatas, (Foto: Munady Widjaja)

Nama Husein Alatas mulai dikenal luas oleh masyarakat Indonesia setelah sukses menjuarai ajang pencarian bakat Indonesia Idol 2014. Ia terkenal karena kepiawaiannya menyanyikan nada-nada tinggi di banyak lagu rock populer dunia.

Sebelum menjadi juara Indonesia Idol, Husein ternyata sudah terlebih dahulu populer di kalangan metalheads Indonesia berkat grup musik Children of Gaza. Grup musik tersebut tergolong unik karena mengusung aliran Middle East metal.

Kini, Husein masih sering tampil bersama Children of Gaza di banyak acara metal di berbagai daerah di Indonesia. Namun, memang belum ada lagu baru yang Husein rilis bersama Children of Gaza.

5. Marcell Siahaan (Puppen)

Marcel Siahaan. (Foto: Munady Widjaja)

Jauh sebelum Marcell Siahaan terkenal sebagai penyanyi pop dan RnB, ia menjadi drummer untuk salah satu grup musik pencetus skena indie Indonesia, yakni Puppen. Grup musik tersebut sangat populer di Indonesia dan kerap disetarakan dengan Sepultura, band Brasil yang sukses mendobrak industri musik metal dunia.

Marcell membentuk Puppen bersama Arian 13 (vokal), Robin (gitar), dan Prima (bas gitar). Namun, ia memang keluar dari Puppen pada 1998, empat tahun sebelum Puppen membubarkan diri.

Meski Arian 13 masih terus berkubang di skena metal Indonesia bersama Seringai, Marcell tidak lagi bermain drum bersama grup musik metal lain. Kendati demikian, Marcell sempat mengunggah video playtrough drum lagu Puppen yang berjudul ‘Atur Aku’ di Youtube.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: