Pencarian populer

David Schapp, Presenter yang Terjun ke Dunia Akting

David John S. (Foto: Munady Widjaja)

Nama David Schapp mulai dikenal oleh banyak orang setelah menjadi pembawa acara ‘My Trip My Advanture’ di salah satu stasiun televisi. Pertama kali dia terjun ke dunia entertainment, yakni dengan menjadi bintang iklan.

Setelah menjadi pembawa acara dan bintang iklan, pria berumur 28 tahun ini ingin melebarkan sayapnya di industri hiburan Tanah Air. Dia pun mulai terjun ke dunia perfilman. Meski begitu, dia tetap menyukai presenting dan akting.

“Dua itu beda dunia. Tapi, presenter itu part of akting juga. Jadi, sebenarnya memang suka dua-duanya. Tapi kadang, di dalam diri sendiri pengin keluar dari comfort zone, pengin mencoba sesuatu yang baru,” ujar David saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/7).

Untuk sekarang, pemeran film ‘Talak 3’ ini lebih merasa nyaman di dunia akting. Sebab, dia bisa belajar banyak mengenai karakter dan mencoba menjadi orang lain.

“Pas kita mencoba jadi orang lain, kita belajar ‘oh dulunya si orang itu seperti ini’. Jadi, ada pelajaran hidup, pikiran saya bisa jadi wise lagi,” ucap pria kelahiran Pakistan ini.

Agar bisa tampil maksimal ketika berakting, pria kelahiran 14 April 1990 ini mengikuti kelas akting sejak tahun lalu. Bahkan saat masih duduk di bangku sekolah, David kerap ikut serta dalam sebuah pemetasan drama.

Karena masih terbilang baru di dunia akting, pemeran film ‘Cabe-cabean’ ini ingin mencoba untuk membintangi berbagai jenis genre film. Hal tersebut dilakukannya agar bisa mendapat banyak ilmu.

“Saat ini karena masih baru, jadi masih pengin coba (main film) apa aja dulu, dari komedi, drama, romance, action, lagi pengin menjiwai ke semuanya dulu. Lagi belajar juga,” tandas David.

David John S. (Foto: Munady Widjaja)

Meski begitu, pemilik nama David John Schapp ini tetap selektif dalam menerima tawaran bermain film. “Tergantung ceritanya juga sih. Sebelum kita bilang iya, lihat dulu ceritanya gimana. Kalau misalnya menarik dan ada tantangan di dalam diri sendiri, saya mau,” katanya.

Sejak kecil, David mengaku memiliki cita-cita menjadi seorang sutradara. Namun, untuk impiannya itu belum bisa terwujud dalam waktu dekat, karena dia masih harus banyak belajar. Saat di lokasi syuting, dia juga banyak bertanya pada para sutradara.

“Itu enggak bisa cepat-cepat. Masih mulai dari kecil-kecil, makanya sekarang lagi fokus as an actor dulu. Karena kalau sudah bisa menguasai akting, sudah tau pola caranya, nanti mulai pelan-pelan di belakang layar,” beber David.

“Kalau gue pribadi, di dunia perfilman belajar autodidak jadi lebih sukses. By experience, autodidak, buat saya kuat untuk jadi director one day,” tutupnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60