kumparan
22 Jun 2017 22:10 WIB

Elvira Devinamira Janji Bantu Penderita Kanker karena Sang Nenek

Elvira Devinamira (Foto: Munady)
Penyakit kanker menjadi salah satu momok paling menakutkan bagi masyarakat Indonesia. Mantan Puteri Indonesia 2014, Elvira Devinamira, memiliki pengalaman pahit tentang penyakit mengerikan tersebut.
ADVERTISEMENT
"Aku pernah ditinggal orang tersayang aku, yaitu nenek aku karena dia menderita kanker. Sejak itu, aku udah janji mau meluangkan energi, materi, maupun spiritual aku untuk mereka penyandang kanker," ungkapnya saat ditemui di Yayasan Anyo Indonesia, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (22/6).
Elvira Devinamira (Foto: Munady)
Sejak ditinggal sang nenek tercinta, perempuan berusia 23 tahun tersebut berusaha semampunya, dari hal kecil hingga hal yang besar untuk membantu para penyandang kanker. Hari ini, ia menyempatkan waktunya untuk sekedar buka puasa bersama dengan anak-anak penyandang kanker di Yayasan Anyo Indonesia.
"Aku membantu anak-anak di Anyo ini baru 2 tahun. Sebelumnya di Surabaya. Pokoknya apapun yang berhubungan dengan kanker, saya ikutin semuanya. Enggak harus secara materi saja," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Elvira Devinamira (Foto: Munady)
Saking pedulinya dengan penyakit kanker yang kini sudah banyak ditemukan di Indonesia, wanita asal Surabaya, Jawa Timur, ini sampai terpikirkan untuk membuat rumah singgah bagi para penyandang kanker.
"Iya, Insya Allah kalau ada kesempatan dan ada rezeki, saya ingin membuat seperti ini (rumah singgah). Yayasan Anyo ini memang sangat menginspirasi sekali. It's a safe place for everybody. Saya ingin bantu semua orang," katanya meyakinkan.
Elvira Devinamira (Foto: Munady)
Sadar akan bahaya penyakit kanker, selama ini Elvira juga selalu menjaga pola hidupnya, serta mengajak orang-orang di sekelilingnya untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap penyakit kanker.
"Yang paling penting itu, kita jangan stres. Percaya atau tidak, stres juga jadi salah satu pemicu kanker. Aku juga mengurangi makan vetsin dan pengawet, juga enggak lupa untuk berolahraga," tuturnya.
ADVERTISEMENT
"Aku juga selalu ngajak teman-teman untuk ngecek (kanker). Pertamanya sih emang aku takut buat ngecek, tapi mau enggak mau memang harus dilakukan. Aku selama ini udah melakukan vaksin seperti HPV dan mammografi," sambungnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·