Pencarian populer

Marissa Anita Bolak-balik Install dan Hapus Aplikasi Instagram

Marissa Anita di Kumparan. (Foto: Eny Immanuella Gloria)

Pada masa kini, bebas dari media sosial seolah menjadi hal yang tak mudah dilakukan oleh banyak orang lantaran penggunaannya mampu menimbulkan kecanduan. Namun, tidak demikian halnya dengan Marissa Anita.

Presenter sekaligus aktris berusia 35 tahun itu rupanya tak memiliki aplikasi media sosial apa pun di ponsel pintarnya. Namun, seperti tampak pada akun media sosialnya, meski tak sering, Marissa tetap membagikan informasi maupun mengunggah foto-foto. Bagaimana bisa?

"Instagram, Twitter, I don't have it. Kalau saya mau posting sesuatu, mau sharing informasi, atau yang lainnya, saya download (aplikasi media sosial) sebentar, saya posting, lalu saya buang," ungkap Marissa diakhiri tawa kala bertandang ke kumparan belum lama ini.

Marissa Anita saat wawancara di Kumparan. (Foto: Eny Immanuella Gloria)

Menurut Marissa Anita, jika diibaratkan sebagai jalinan pertemanan, hubungannya dengan ponsel pintar kini tak lagi akrab. Bintang film 'Folklore: A Mother's Love' tersebut tak ingin kehidupan sehari-harinya diatur oleh alat komunikasi canggih itu.

"Manusia zaman sekarang, dengan adanya teknologi seperti ini, suka lupa bahwa kita enggak perlu selalu on because it creates anxiety," ucap Marissa.

Perempuan kelahiran 29 Maret 1983 pun mengatur agar ponsel pintarnya tak menampilkan notifikasi apa pun. Ia benar-benar menggunakan ponsel seperlunya.

"Tiap lihat notifikasi, bawaannya mau langsung buka, kan? Kadang-kadang, pesannya juga enggak urgent, ngapain lihat handphone terus? Don't waste your time. Kalau ada yang urgent, orang bisa telepon saya. Kalau enggak, saya bisa membalasnya nanti ketika itu adalah keputusan saya," tuturnya.

Marissa Anita saat wawancara di Kumparan. (Foto: Eny Immanuella Gloria)

Marissa Anita memutuskan mengurangi keakrabannya dengan ponsel pintar sejak 2016, saat ia mulai menempuh pendidikan setara S-2 di Loughborough University jurusan Digital Media and Society.

"Karena aku sekolah tentang digital media, aku sadar betul apa yang mereka (ponsel pintar) bisa lakukan dan apa dampaknya kepada pengguna. Memang handphone kita ini, dengan segala aplikasinya, didesain sangat spesifik untuk membuat kita menjadi ketagihan," tandasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60