kumparan
4 Apr 2018 10:59 WIB

Musisi-musisi yang Buat Gebrakan di Awal 2018

Musisi-musisi yang menggebrak 2018 (Foto: Munady/Garin Gustavian/kumparan )
Awal 2018 sepertinya menjadi momen yang indah bagi industri musik Tanah Air. Beberapa musisi membuat gebrakan pada kurun waktu tersebut, baik dalam kariernya maupun dalam industri musik itu sendiri.
ADVERTISEMENT
Para penikmat musik seolah dimanjakan oleh gebrakan-gebrakan para musisi tersebut. Banyak karya yang memang telah dinantikan sejak lama hadir di awal tahun 2018.
kumparan (kumparan.com) telah merangkum beberapa musisi yang membeat gebrakan di awal tahun 2018. Ini dia daftarnya.
1. Sheila On 7
Sheila On 7 (Foto: Munady Widjaja)
Band lawas di era '90-an ini memiliki sejumlah karya yang masih bertahan hingga saat ini. 'Dan', 'Kita', 'Seberapa Pantas', 'Pemuja Rahasia', dan lagu-lagu lainnya masih didengarkan oleh lintas generasi.
Setelah lepas dari label musik Sony Music Entertainment Indonesia, band yang kini digawangi oleh Duta, Brian, Eross, dan Adam ini merilis single pertama di bawah naungan label musik mereka sendiri, yaitu 507 Records. Lagu berjudul ‘Film Favorit’ itu pun diluncurkan pada 29 Januari lalu.
ADVERTISEMENT
Memulai karier di jalur indie membuat para personelnya terjun langsung dalam proses produksi hingga promosi. “Dengan bekal yang kami punya, akhirnya kami memutuskan untuk jalan sendiri dan di situ yang incharge saya dan Duta," kata Adam ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Menurut Adam, 'Film Favorit' membuktikan bahwa mereka tetap eksis walau tak lagi bersama label mayor. Adam juga bilang bahwa Sheila on 7 akan mengoptimalkan media digital sebagai alat promosi.
“Ya, sekarang zaman internet kayaknya semua pintu terbuka, beda banget kaya zaman dulu. Tapi sekali lagi, kami sebagai Sheila on 7 menyesuaikan apa yang sebenarnya dibutuhkan. Audio visual paling maksimal, behind the scene, manggung,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
2. Maudy Ayunda
Maudy Ayunda (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Awal tahun 2018 menjadi momen yang cukup membahagiakan bagi Maudy Ayunda. Penyanyi muda yang satu ini merilis albumnya yang ke-3, 'Oxygen', pada 15 Februari lalu.
Di album ke-3 ini, Maudy terjun langsung penulis lagu dan produser. Kata Maudy, menjadi seorang produser musik merupakan hal yang tidak disengaja karena pada awalnya, ia hanya memberikan masukan terkait album barunya.
“Jadi, aku secara natural saja, aku pengin tahu itu sampai akhirnya ada dari tim aku bilang, ‘Ini sih lo jatuhnya sudah produser.’ Okay, that's interesting,” ungkap Maudy ketika ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Tak hanya itu, ia juga merilis albumnya dalam bentuk USB. Ini merupakan strategi pemasaran baru bagi pelantun 'Perahu Kertas' itu.
ADVERTISEMENT
"Sekarang kita melihat mobil-mobil saja sudah ada yang enggak ada CD player-nya. Jadi, kami jual USB album supaya beda dan up to date dengan tren sekarang," ujarnya.
3. Afgan, Isyana, dan Rendy Pandugo
Afgan, Isyana Sarasvati dan Rendy Pandugo. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
Tiga musisi berbakat, Afgan, Isyana, dan Rendy Pandugo, meluncurkan sebuah single kolaborasi pertama mereka yang berjudul 'Heaven'. Sejak lagu tersebut diluncurkan Februari lalu, video liriknya yang diunggah oleh akun YouTube resmi Rendy telah didengarkan lebih dari 870 ribu kali sampai sekarang.
Sedangkan video musiknya yang diunggah oleh akun YouTube resmi Isyana pada 6 Maret lalu telah diputar lebih dari 518 ribu kali hingga kini.
Awalnya, hanya Rendy dan Afgan saja yang bertemu untuk workshop album terbaru Afgan. Namun, pikiran mereka buntu di tengah jalan.
ADVERTISEMENT
Stuck kita kayak enggak tahu mau ngapain lagi. Ya sudah, habis itu kita telepon Isyana,” kata Rendy pada kumparan saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
‘Heaven’ yang dirilis bertepatan dengan Hari Valentine ini menggambarkan tentang kisah cinta yang simpel dan mampu membawa perasaan bahagia. Proses pembuatan lagu yang melibatkan dua label besar tersebut terbilang cukup cepat, yakni 30 menit.
“Habis itu kita ada satu hari lagi khusus buat hafalin lirik, terus langsung malamnya kita rekaman,” tambah Afgan di tempat yang sama.
4. Glenn Fredly
Glenn Fredly (Foto: Munady Widjaja)
Industri musik Indonesia terus mengalami perbaikan, salah satunya lewat Konferensi Musik Indonesia (KAMI). Glenn Fredly adalah penggagas konferensi yang diselenggarakan di Ambon, Maluku, pada 7-9 Maret lalu itu.
ADVERTISEMENT
"Ini adalah konferensi pertama yang digagas secara kolektif dari ekosistem musik, bertemu dengan private sector, pemerintah, bersama TVRI, dibantu KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), dan banyak pihak lain," ujar Glenn saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat pada Februari lalu.
Baru-baru ini, Glenn berkesempatan untuk menyampaikan hasil dari KAMI pada Presiden Joko Widodo. Ia dan sejumlah musisi lainnya juga menyampaikan tiga aspek dari hasil KAMI ke Jokowi.
"Tiga aspek besar yang memang dibahas dalam konferensi ini adalah musik dalam aspek ekonomi, aspek pendidikan, dan sebagai alat ketahanan kebudayaan," kata Glenn di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, belum lama ini.
5. Iwa K
Iwa K di tamu kumparan (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Rapper Iwa K akan menggelar konser tunggalnya pada malam ini, Rabu (4/4). Konser bertajuk '25th Anniversarry Concert Batman Kasarung' itu digelar untuk merayakan 25 tahun dirinya berkarya di industri musik.
ADVERTISEMENT
Konser ini diklaim sebagai pertunjukan musik hip hop pertama dalam sejarah musik Indonesia. Konser Iwa kali ini akan ditampilkan secara ekslusif dengan tata panggung memukau.
“Kalau ini temanya kan 25 tahun Iwa berkarya ya, terus didukung sama teman-teman juga, konsepnya memang hip hop. Ke depannya kita pengin membuka wawasan, musik hip hop semakin luas pasarnya, komunitasnya juga makin kuat,” kata penyanyi lagu 'Bebas' itu saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Konser yang akan digelar di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan ini merupakan bukti bahwa Iwa kembali berkarya dengan membawa nilai positif dan telah meninggalkan bayang-bayang narkoba yang pernah digunakannya beberapa waktu yang lalu.
"Konser sendiri hasil ngobrol gua sama teman-teman. Gua konser tunggal terakhir tahun '90-an. Ini kesempatan lagi untuk membuktikan ke orang banyak," ujar Iwa.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan