kumparan
5 Jun 2018 15:30 WIB

Olla Ramlan Cerita Komunikasi Terakhirnya dengan Sang Ayah

Olla Ramlan (Foto: Instagram @ollaramlanaufar)
Olla Ramlan baru saja kehilangan ayah tercintanya, Muhammad Ramlan. Lelaki berusia 72 tahun itu mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (4/6) pukul 18.05 WIB.
ADVERTISEMENT
Saat ditemui usai menghadiri pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Olla berkisah mengenai saat-saat terakhirnya bersama sang ayah. Ia mengaku masih sempat berkomunikasi dengan ayahnya sebelum ajal menjemput lelaki yang sangat dikasihinya itu.
Sang ayah dilarikan ke rumah sakit pada Senin pagi setelah ia mengeluh sesak pada dada. Setelah satu sampai dua jam berselang, Olla datang ke sana demi melihat kondisi ayahnya. Kala itulah mereka sempat berbincang singkat.
“Saya datang pukul 08.00 atau 09.00 WIB. Di situ, Abah masih bisa pegang saya, komunikasi, 'Sayang, ngapain? Mau ke mana?' begitu,” ujar Olla menirukan perkataan mendiang ayahnya.
Suasana prosesi pemakaman ayah Olla Ramlan. (Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan)
Saat itu Olla hendak pergi untuk syuting. Pesinetron berusia 38 tahun tersebut pun pamit kepada sang ayah.
ADVERTISEMENT
“Abah tanya, 'Mau ke mana, sayang?' Saya bilang, 'Mau syuting, Bah.' 'Oh, ya sudah. Hati-hati, ya,' Abah bilang,” ucapnya.
Istri Aufar Hutapea tersebut pun kemudian pergi ke lokasi syuting. Hanya saja, pada siang harinya ia mendapat kabar bahwa ayahnya dalam kondisi kritis.
“Sekitar pukul 12.00 WIB, saya ditelepon lagi, diinformasikan bahwa kondisi Abah menurun, kritis. Saya cancel syutingnya. Saya balik ke rumah sakit. Di rumah sakit, kondisi Abah menurun tiap jam. Setelah magrib, Abah sudah enggak ada,” tuturnya dengan nada sendu.
Masih pada saat ditemui seusai pemakaman, adik Olla, Cynthia Ramlan, turut menyampaikan permintaan maafnya mewakili sang ayah.
“Kami sekeluarga, mewakili almarhum Abah Muhammad Ramlan, ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya apabila semasa hidupnya Abah memiliki kesalahan atau perbuatan yang menyinggung atau apa pun yang dilakukan disengaja maupun enggak disengaja. Kami mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” ucap Cynthia.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan