Pencarian populer

Orang Tua Galih Ginanjar di Kampung Shock Dengar Anaknya Dipenjara

Artis Barbie Kumalasari (keempat dari kiri) dan Galih Ginanjar (tiga dari kiri) saat ditemui wartawan seusai mengisi acara di studio Trans Tv, Jakarta, Senin, (8/7). Foto: Ronny

Pesinetron Galih Ginanjar saat ini tengah mendekam di balik jeruji besi Polda Metro Jaya. Ia terlibat dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.

Kabar penangkapan pesinetron berusia 31 tahun ini, membuat istri sirinya Kumalasari dan keluarga Galih yang berada di Garut merasa shock.

"Keluarga besar Galih kan di Garut. Tadi mamanya kan kaget, shock, nangis," ujar Kumalasari ketika ditemui usai membesuk Galih Ginanjar di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/7).

Barbie Kumalasari (tengah). Foto: Ronny/kumparan

Keluarga pemain sinetron 'Hafizah' ini belum sempat membesuk Galih hingga saat ini. Namun kata Kumalasari, keluarga berencana membesuk Galih pekan depan.

"Iya tadi sudah disampaikan kalau mamanya shock, kaget. Makanya mohon doanya saja. Semoga masalahnya cepat selesai," tuturnya.

Pemeran Ijah pada sinetron 'Bidadari' ini, juga memberikan penjelasan kepada keluarga lewat telepon, agar mereka tidak terus-terusan sedih memikirkan Galih.

"Aku sih cuma bilang ditahan sementara, kan memang sementara kan ini, enggak sampai seterusnya. Tapi namanya orang tua ya, wajarlah. Biar gimana juga kan ada anak di situ, walau sudah pisah," katanya.

Pablo Benua, Rey Utami, Galih Ginanjar Foto: Infografik: Putri Sarah Arifira/kumparan

Kasus yang menjerat Galih Ginanjar bermula saat dirinya bersama Rey Utami membuat konten vlog berjudul 'GALIH GINANJAR CERITA MASA LALU' yang dipandu oleh Rey Utami dan ditayangkan di channel YouTube milik Rey dan suaminya, Pablo Benua.

Galih mengupas kehidupan rumah tangga dengan mantan istrinya, Fairuz A Rafiq. Kemudian Galih sempat melontarkan ucapan 'Ikan Asin', yang merujuk pada organ intim mantan istrinya.

Fairuz A Rafiq di PMJ. Foto: Ainul Qalbli/kumparan

Fairuz yang tidak terima dengan pernyataan itu, melaporkan Galih, Rey, dan Pablo ke polisi pada 1 Juli lalu. Kemudian Galih menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, pada 5 Juli kemarin.

Sementara Rey dan Pablo diperiksa pada kasus yang sama, pada 10 Juli lalu. Setelah menjalani pemeriksaan yang cukup lama, Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua ditetapkan sebagai tersangka pada 11 Juli.

Kemudian mereka langsung ditahan Rutan Polda Metro Jaya sejak 12 Juli, hingga 20 hari ke depan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.54