Pencarian populer
15 Desember 2018 15:08 WIB
0
0
Penjelasan Denny Sumargo soal Batal Nikah dengan Dita Soedarjo
Denny Sumargo (Foto: Instagram @sumargodenny)
Hubungan antara Denny Sumargo dan Dita Soedarjo batal melenggang ke pelaminan. Pasangan yang sudah bertunangan itu akhirnya memutuskan untuk berpisah karena tak memiliki visi yang sama dalam banyak hal.
Berikut klarifikasi Denny Sumargo saat dihubungi sejumlah wartawan:
Apa yang sebenarnya terjadi dalam hubungan Denny Sumargo dan Dita Soedarjo?
Kemarin itu setelah 6 bulan mempertimbangkan, visi misinya kok nggak nyambung-nyambung. Saya ulur-ulur waktu, nggak nyambung-nyambung. Saya juga nggak enak lah sama keluarganya Dita. Jadi saya pikir ini gimana ya? Mau nggak mau yang dilihat kan laki-lakinya ya. Akhirnya saya dengan berat hati, Ditanya ya namanya cewek, saya bilang sama dia, saya akan tetap mengawal proses lewat ini saya temenin.
Putusnya kapan?
Sebenarnya sekitar sebulanan udah nggak ketemu-ketemulah. Jadi akhirnya aku ketemu sama dia, aku obrolin lagi sama dia, setelah itu kemarin akhirnya ya sudah (putus). Kasih kisi-kisi dikitlah karena sudah banyak banget bukti-bukti (masalah) itu saya punya, itu saya dapat dari beberapa pihak. Tapi kan saya nggak mau cari masalah ya, cuma nama baik keluarga saya juga, mama saya kok diomongin macam-macam. Saya pikir setiap orang yang punya orangtua pasti nggak maulah maupun pelakunya sendirilah ya. Saya memang nggak mau mention nama karena apa? Nanti jatuhnya ke ranah hukum. Jadi saya anggap hal itu tidak ada.
Cuma saya hanya memberi tahu bahwa ini bukan hanya karena masalah fitnah-fitnah ini bukan. Tapi yang utamanya itu lebih tidak ketemu visi misinya. Dari semua masalah-masalah kecil, salah satunya yang ada fitnah, terus ketidakcocokan saya mau ke kanan, dia mau ke kiri.
Denny Sumargo dan Dita Soedarjo (Foto: Instagram: @sumargodenny)
Respons Dita bagaimana?
Pas gue omongin ya gue ke kanan dia ke kiri, nggak nyambung. Jadi kan nggak ketemu terus ya. Jadi diusahakan-diusahakan nggak nyambung-nyambung akhirnya ya udah kita berteman. Kesepakatan kita adalah yang tadi saya bilang salah satunya adalah saya tetap berteman sama dia, tapi waktunya mungkin tidak seperti dulu lagi dan kalau dia ada kesusahan saya akan lihat dari sisi mana saya bisa bantu dan saya nggak mau putus silaturahmi. Biar gimana kita kan ketemu-ketemu juga, dunia kecil.
Perlu kebesaran hati untuk menghadapi masalah ini, dan sepertinya Denny melewati fase ini dengan bijak...
Kalau orang pernah ngerasain tahulah rasanya. Gue itu saking nggak tahunya gimana, gue coba tertawa tapi gue menangis. Jadi biar gimana keputusan tetap harus diambil. Saya kan laki-laki mau bawa ke mana nih? Kalau memang akhirnya wanita nggak bisa ngikut ya jangan dipaksa. Saya tahu sih pahit, tapi laki-laki harus kuat.
Sudah ngomong sama keluarga Dita?
Sudah ngobrol sama mamanya. Mamanya sangat sedih. Saya jadi sedih lagi nih. Mamanya baik banget, bapaknya juga baik banget sama saya, ya. Jadi saya sedih. Jadi saya kemarin juga sempat hubungin dua-duanya mau ngatur ketemuan, rencananya besok mau berterima kasih, minta maaf karena saya minta Dita baik-baik, saya pengin juga baik-baik balikinnya. Jangan ada cacat satu pun dan jangan ada dendam di antara kita.
Selain karena fitnah dari oknum, mungkin ada penyebab lain?
Jadi fitnah itu macam-macam. Jadi gue difitnah ada orang ketiga. Tapi bukan Ditanya yang memfitnah saya, bukan. Dia hanya diserang dan dia ini pergi mencari tahu segala macam akhirnya 'kan jadinya nggak benar. Saya bilang sama dia, oke fair jugalah kamu harus cari tahu semua hal. Karena dari awal saya juga cerita semua background.
Terus Dita dan keluarganya kan sudah tahulah dan kemudian ada mulai macam-macam nih. Katanya kalau orang mau nikah anginnya memang keras nih. Saya bilang, kamu Dita kalau ada bukti, kamu bawa ke saya. Enggak ada satupun bukti. Yang ada saya malah mau dijebak. Tapi Dita baik kasih tahu saya. Sebenarnya ini apa sih? Dramanya banyak banget. Saya pikir udah saya santai saja, cuma fitnahnya kok makin ke sini makin keluar jalur ya. Kok udah mulai-mulai ke nyokap, ke keluarga. Wah ini udah ngawur. Harus disetop. Nah kalau fitnahnya ke saya, itu udahlah risiko, tapi kalau udah ke keluarga kayaknya enggak cocok deh. Apa urusannya?
Denny Sumargo dan Dita Soedarjo. (Foto: Instagram @ditasoedarjo)
Berarti orang dekatnya Dita yang memfitnah?
Kalau masalah itu saya tidak mau komentar karena biar gimana saya tidak mau cari masalah. Kecuali kalau mereka tidak terima, silakan datang pada saya supaya kita ngobrol baik-baik. Kalau memang merasa ada tersinggung ya wajarlah dia harus membela nama baik dia, dia datang, bicara baik-baik, jangan berantem kayak anak kecil aja.
Rencana pernikahan itu seharusnya awal tahun depan?
Rencananya awal tahun. Persiapannya sudah 50% jalan. Kalau soal tempat yang sudah di-booking ada pengembalian. Kemarin saya juga sudah kasih ke Dita sejumlah dana ganti rugi. Tapi ya memang kocak, dibalikin lagi ke saya. Saya bingung, sebenarnya sih dia masih pengin nikah ya. Wajarlah saya ngerti posisi dia.
Sudah enggak bisa dimusyawarahkan?
Bisa karena kan sebenarnya sudah dimusyawarahkan berkali-kali bukan cuma sekali dua kali, tapi nggak ketemu jalannya, sampai garuk-garuk kepala saya. Saya coba ulur-ulur saya ngalah-ngalah kok enggak ketemu lagi. Aku berpikirnya begini, punten kalau salah. Kalau jodoh kan enggak ke mana. Saya nggak membenci atau kemudian memutuskan silaturahmi. Tetap berteman santai. Cuma, untuk ke arah sini harus ada keseriusan karena ini kan nama baik keluarga harus kita jaga. Saya kan laki-laki, pasti ditanya 'lo mau serius nggak sama anak gue? Mau nikah apa engga?' Ya benarlah keluarganya. Kalau ditanya kayak begitu, tapi kan keluarganya enggak begitu orangnya. Mereka itu baik, selalu baik cuma gue jadi sungkan.
Kabarnya Denny sempat menggantikan kerugian akibat batalnya pernikahan ini?
Balik banyak sih. Lebih dari 75%. Ada kerugian tapi kerugiannya nggak besar. Saya pikir uang yang kemarin saya sudah kasih itu cukup tapi kalau misalnya kurang pun bisa diobrolin karena keluarganya itu enggak mau, gimana ya, mereka itu kayak yaudah nggak apa-apa, tenang saja. Cuma saya kan nggak mau ya. Biar gimana kan saya prinsipnya begitu. Walaupun begitu saya harus buktikan prinsip saya.
Denny Sumargo dan Dita Soedarjo. (Foto: Instagram @ditasoedarjo)
Padahal sudah menyiapkan rumah untuk Dita?
Rumah itu saya jadi ada rumah dua, apartemen dua. Saya emang nggak pernah tinggalin supaya orang tahunya saya miskin, dipandang enteng. Karena kemarin saya renovasi satu rumah itu habis dana lumayan buat kantong saya. Itu memang mau kasih hadiah buat dita. Cuma saya jadi sebal, saya nggak tahu itu rumah mau diapain. Mungkin saya sewakan lagi apa gimana.
Kelar renovasinya?
Udah 80%. Tinggal isi segala macam, sedih ah. Saya mau coba tegar.
Mungkin ada pesan buat Dita?
Saya selalu anggap dia sebagai wanita yang hatinya baik. Saya kepengen dia tumbuh dewasa dalam segala hal. Kemudian saya pengin dia bahagia dan dapat pasangan yang bisa bikin dia bahagia. Tapi saya pengin suatu hari nanti lihat dia bahagia.
Komunikasi lancar setelah putus?
Lancar sekali, tadi barusan masih WhatsApp. Makanya tadi saya bilang enggak saya tinggal. Kalau biasa kan cewek lain saya tinggal. Saya temenin. Dia tanya 'Mas Denny kok enggak mau move on cari cewek?' Gue bilang, 'Gila. Baik banget sih.' Enggak lah gue temenin dulu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: