Pencarian populer

Tak Ada Bendera Kuning dan Kain Batik saat Pemakaman Hari Moekti

Makam Hari Moekti. (Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan)
Musisi sekaligus ustaz Hari Moekti mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (24/6) pukul 20.49 WIB di Cimahi, Jawa Barat. Mantan rocker Indonesia itu meninggal dunia karena penyakit jantung.
ADVERTISEMENT
Saat ini, jenazah Hari sudah dikebumikan di pemakaman keluarga di kawasan Cikereteg, Ciawi, Bogor, sekitar pukul 08.30 pagi. Jenazah tersebut dibawa dari Cimahi pada pukul 03.00 WIB dan sampai di Cikereteg, Bogor, pada pukul 07.00 WIB.
"(Diiring orang) sekampung, keponakan dari Cimahi, anak paling besar, anak kedua, masyarakat, ustaz," kata Pupung Apun, adik dari Hari Moekti, ditemui di rumah duka di Cikereteg, Bogor.
Menurut Kang Pupun, sebelumnya mantan personel band Krakatau itu pernah berpesan bahwa ketika meninggal dunia ia tak mau ditutupi dengan kain batik dan dipasangi bendera kuning, tanda orang meninggal dunia.
"(Hari berpesan) Jangan ditutupi dengan kain batik dan jangan pernah ada bendera kuning. Tutupi aku dengan bendera al liwa al rayah dan tidak mau pakai bunga. Beliau juga enggak mau pakai batu nisan," ucapnya.
Pemakaman Hari Moekti. (Foto: Facebook Hari Moekti)
Terlihat pelayat yang terus berdatangan ke makam Hari yang telah dikebumikan sejak pagi tadi. Sebagian dari mereka yang tidak sempat melihat Hari untuk terakhir kalinya, melaksanakan salat jenazah di depan makam tersebut.
ADVERTISEMENT
Hari memiliki riwayat penyakit jantung yang sudah lama dideritanya. Dua bulan yang lalu, ia juga sempat menjalani operasi jantung untuk pemasangan ring. Sehari sebelum Hari meninggal, ia dijadwalkan untuk mengisi acara di Masjid Abri, Cimahi, Jawa Barat. Namun sebelum acara itu digelar, Yang Maha Kuasa telah memanggilnya terlebih dulu.
Hari Moekti Meninggal (Foto: harimoekti/instagram)
Menurut pihak keluarga, Hari meninggal karena terkena serangan jantung saat berada di Hotel The Edge, Cimahi, Minggu (24/6). "Beliau meninggal karena terkena serangan jantung saat berada di hotel," kata sang adik, Moekti Chandra kepada kumparan, Senin (25/6).
Sebelum dimakamkan, jenazah Hari disalatkan dan disemayamkan di Pesantren Al Inayah, Ciawi, Bogor. Hari meninggalkan istri dan empat orang anak.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80