Pencarian populer

Wanita Jadi Inspirasi Terbesar Teddy Adhitya dalam Menciptakan Lagu

Teddy Adhitya di Galeri Indonesia Kaya. (Foto: Adinda Githa/kumparan)
Teddy Adhitya mengawali peruntungannya di dunia musik Tanah Air pada 2010 dengan kerap meng-cover lagu bersama Kunto Aji, Adera, dan Beboy sebagai BoyzIIBoys. Kegemaran itu diabadikan dalam video dan diunggah ke YouTube. Tanpa disangka, video-video tersebut berhasil menyedot ratusan ribu penonton.
ADVERTISEMENT
Lelaki kelahiran 21 Juni 1991 itu kemudian memutuskan untuk berkarier di dunia musik secara serius. Beberapa waktu lalu, ia berduet dengan penyanyi Maudy Ayunda. Mereka menggarap sebuah lagu berjudul 'We Don't' beserta video klipnya.
Teddy telah merilis sebuah album pertamanya bertajuk 'Nothing Is Real' pada 2017. Kesembilan lagu di dalamnya, menurut Teddy, berkisah mengenai wanita.
"Ya, kebetulan album pertama gue ada sembilan track, semuanya (terinspirasi dari) kisah nyata, semuanya pengalaman pribadi, semuanya tentang wanita. Delapan lagu (tentang) satu cewek. Yang satu lagu lainnya (tentang) satu cewek (lain)," ungkap Teddy ketika ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (7/4).
Teddy Adhitya di Galeri Indonesia Kaya. (Foto: Adinda Githa/kumparan)
Rupanya, wanita memang menjadi inspirasi terbesarnya dalam menciptakan karya. Sebab, kehidupan yang ia jalani dipengaruhi oleh sosok wanita, terutama sang ibu.
ADVERTISEMENT
“Ya, (pengaruh wanita dalam hidup) yang pasti ngelahirin gue. Itu yang paling besar. Itu enggak bisa diragukan lagi. Kasih gue makan dari kecil, nyuapin, gendong. Pas gedean dikit ketemu bukan di rumah, ya. Terus, mulai jadi mencabik-cabik perasaan, menjadi inspirasi. Enggak mencabik-cabik, sih, kadang menyenangkan,” tuturnya.
“Enggak tahu kenapa. Ya, mungkin karena gue suka perempuan. Jadi baper aja gitu. Jadi, kalau bikin lagu ke sana,” lanjut Teddy.
Bagi Teddy, ibu merupakan salah seorang sosok yang paling berjasa dalam hidupnya. Tak hanya melahirkan dan membesarkannya, sang ibu juga yang berperan besar dalam karier Teddy.
“Mama adalah salah satu pahlawan terbesar di karier gue. Ketika gue SMP, dia nyuruh gue nyanyi, sampai dia daftarin lomba, dipanggil, terus gue enggak bisa nyanyi, enggak keluar suaranya. Dulu memang gue enggak mau tampil,” ujar Teddy.
ADVERTISEMENT
“Terus, yang ngajarin main gitar pertama kali itu nyokap gue. Kebetulan, kedua orang tua gue sangat demokratis. Saat gue memutuskan untuk berhenti kuliah dan nerusin (karier) musik, mereka sangat supportif dan berjuang mati-matian,” sambungnya.
Lantas, wanita seperti apa yang diinginkan Teddy untuk menjadi pendamping hidupnya nanti?
"Wanita yang bisa diajak naik angkot, naik kereta kalau jalan jalan, bisa diajak naik feri, tidur di mana aja. Enggak ribet, tapi bisa juga diajak hidup enak," tandasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80