Pencarian populer
22 Juli 2018 15:12 WIB
0
0
5 Lirik Lagu Puitis yang Pernah Dibuat Tablo Epik High
Tablo Epik High. (Foto: Facebook/@epikhigh)
Bukan hal yang mudah untuk menulis lirik lagu yang bisa menyampaikan perasaan, atau menyentuh hati banyak orang. Meski demikian, membuat lirik lagu puitis yang bercerita soal kehidupan kita tentu sangat mungkin dilakukan.
Inilah yang coba dilakukan oleh anggota grup hip hop Epik High, Tablo. Pria yang berulang tahun hari ini, Minggu (22/7) ini dikenal sebagai penulis lagu yang handal. Karya-karyanya sering mendapat pujian karena mampu menyentuh hati para pendengarnya.
Berikut ini tim kumparanK-Pop merangkum lima lagu ciptaan Tablo, yang memiliki lirik puitis dan mengena di hati pecinta musik Korea.
1. Try (feat. Bumkey)
Tablo bisa mengolah kesedihan menjadi sebuah lirik yang puitis, namun tetap mengena. Misalnya, seperti yang ditunjukkan dalam lagu berjudul 'Try' (From The Bottom). Lagu ini termasuk dalam serial album solo 'Fever's End' yang dirilis pada 2011 lalu.
Dalam lagu ini, Tablo menceritakan mengenai rasa bersalah terhadap istrinya, Kang Hye Jung. Tablo mengatakan, dia merasa bersalah karena menghadirkan banyak kesulitan dalam hidup wanita yang merupakan model dan juga aktris itu.
Penggalan dalam lirik lagu ini berbunyi, "Cintaku, orang yang tidak beruntung. Hatiku (sebenarnya) tidak seperti ini. Aku tidak menjadi separuh jiwamu karena ingin kau mengambil setengah dari rasa tidak bahagiaku."
Saat lagu ini dirilis, Tablo tengah dirudung kontroversi terkait kelulusannya dari Stanford University. Para haters berusaha menjatuhkan pria dengan nama asli Daniel Seon Woong Lee ini, karena tidak percaya bahwa dia benar-benar pernah bersekolah di universitas ternama itu.
Sayangnya, kebencian para haters tidak hanya ditujukan kepada Tablo, tetapi juga kepada Hye Jung dan orang tua Tablo.
2. Airbag (feat. Naul)
Airbag dapat dikatakan sebagai salah satu lagu yang paling dikenal dari serial album 'Fever's End'. Dalam lagu ini, Tablo menggunakan istilah airbag, bantal yang biasa digunakan untuk meredam efek cidera akibat kecelakaan mobil, sebagai perumpamaan untuk barang yang bisa mengurangi kesedihan.
Sepenggal lirik lagu ini berbunyi, "Aku membutuhkan airbag, sebelum aku menabrak kesedihan hebat yang mendatangiku. Aku membutuhkan airbag. Kini terlalu terlambat bagiku untuk menghindari (kesedihan) itu".
Lirik ini bisa menyentuh pendengarnya, terutama karena dibawakan dengan vokal penuh penghayatan oleh Naul, solois Korea yang memiliki sederet lagu ballad terkenal.
3. Eyes, Nose, Lips
Di tahun 2014, Tablo membuat versi remake berbahasa Inggris dari lagu hit Taeyang BIGBANG, 'Eyes, Nose, Lips'. Kali ini, rapper yang dikenal sebagai ayah Lee Haru itu membuat interpretasi ulang mengenai lagu tentang mantan kekasih itu.
Tablo pun menunjukkan kepiawaiannya membuat lirik berbahasa Inggris yang dipenuhi rima, namun puitis dan mengena.
Misalnya, dalam bagian yang berbunyi, "So take it slow and let time heal everything. They say that time flies but you keep breakin' it's wings". Bagian ini berarti, "Jadi jalanilah (semuanya) perlahan dan biarkan waktu menyembuhkan semua luka. Mereka bilang bahwa waktu akan berlalu (terbang begitu saja) tapi kau terus mematahkan sayapnya".
4. Sleeping Beauty
'Sleeping Beauty' adalah salah satu single terbaru Epik High. Ini merupakan lagu yang dinyanyikan Tablo cs bersama band Jepang ternama, Sekai No Owari.
Dalam lagu ini, Tablo menghasilkan lirik yang romantis. Lirik itu digunakannya untuk menggambarkan cinta dan janji setia terhadap seorang kekasih, meskipun hingga ke waktu lanjut usia.
"Sayangku, cintaku tak lekang oleh waktu dan tak mengenal warna. Aku akan sama-sama mencintai rambut hitam, cokelat, mau pun rambut putihmu," sebut Tablo dalam lagu tersebut.
5. Rich (feat. Taeyang)
Rentang lirik yang dibuat oleh Tablo memang begitu luas. Sang rapper tidak hanya pandai membuat lirik yang romantis atau mengiris hati, tetapi juga lirik-lirik yang berisi kritik sosial. Misalnya, seperti yang dibuatnya dalam lagu 'Rich'.
Dalam lagu yang dibawakan Epik High bersama Taeyang di tahun 2014 ini, grup idola hip hop itu menyanyikan kritik mengenai obsesi masyarakat modern untuk merasa kaya dan berkecukupan.
Namun, uniknya, meski berisi kritik, lagu ini tetap menggunakan kata-kata yang mengena di hati seseorang.
Misalnya, dalam lirik yang berarti, "Semua orang memberikan label harga terhadap mimpi-mimpi mereka. Tapi, tak peduli berapapun yang kau keluarkan, keranjang belanjaan yang ada dalam hatimu terus membesar."
Selain kelima lagu ini masih ada banyak lagi lagu dengan lirik menyentuh yang pernah dibuat oleh lulusan Stanford ini. Yang mana favoritmu?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: