Pencarian populer

Kantor Polisi Dongjak Rilis Permintaan Maaf Kepada Yoon Ji Oh

Aktris Korea Selatan, Yoon Ji Oh. Foto: Instagram/@ohmabella

Polisi Korea Selatan akhirnya meminta maaf kepada aktris Yoon Ji Oh. Permintaan ini datang setelah mereka dianggap gagal memberikan perlindungan yang layak kepada saksi kasus kematian Jang Ja Yeon tersebut.

Sebelumnya, pada Sabtu (30/3), Yoon Ji Oh membuat petisi pemerintahan untuk menuntut permintaan maaf dan penjelasan dari polisi. Sejak 14 Maret 2019, polisi telah memberikan perlindungan kepada Yoon Ji Oh selaku saksi kasus hukum. Namun, pada 30 Maret, mereka gagal menjawab panggilan darurat yang dibuat oleh sang aktris.

Dalam petisi yang kini sudah mendapat lebih dari 200 ribu tandatangan, aktris itu mengatakan bahwa dia sudah berusaha memencet tombol telepon darurat setelah mengalami berbagai kejadian janggal di rumahnya. Namun, telepon itu tidak dijawab oleh kepolisian hingga lebih dari 10 jam sejak panggilan pertama.

Pada Minggu (31/3) kantor polisi Dongjak selaku pihak yang bertugas melindungi Yoon Ji Oh pun membuat pernyataan resmi. Mereka membenarkan klaim sang aktris, sekaligus menjelaskan kalau mereka sudah meminta maaf kepadanya.

Dalam pernyataan tertulis itu, kantor polisi yang terletak di Seoul, Korea Selatan ini mengatakan kalau pihaknya telah bertemu dengan Yoon Ji Oh pada sekitar pukul 12.15 di hari Minggu. Mereka pun berbincang dengannya mengenai masalah perlindungan tersebut.

"Kami benar-benar meminta maaf kepadanya karena telah gagal memberikan perlindungan yang layak, dan kami berjanji bahwa ini tidak akan terjadi lagi," tulis mereka.

Aktris Korea Selatan, Yoon Ji Oh. Foto: Instagram/@ohmabella

Kantor polisi Dongjak kemudian menjelaskan hal yang menyebabkan kegagalan perlindungan. Menurut mereka, ada kegagalan sistem dalam jam pintar (smart watch) berisi tombol darurat yang dikenakan oleh sang aktris tersebut.

Seharusnya, tombol darurat dalam jam pintar itu tersambung dengan saluran emergensi 112. Namun, saat Yoon Ji Oh membuat telepon darurat pada Sabtu, pukul 05.55 pagi dan beberapa kali setelahnya, tak ada satupun dari telepon ini yang tersambung ke saluran emergensi itu.

Menurut polisi, kini mereka sedang berusaha menginvestigasi mengapa telepon Yoon Ji Oh tidak masuk ke dalam sistem. Mereka juga menginvestigasi petugas yang seharusnya menerima pesan darurat dari Yoon Ji Oh.

"Saat telepon dilakukan, sebuah pesan teks juga dikirimkan kepada petugas yang bertanggung jawab. Akan tetapi, mereka tidak memeriksa pesan tepat waktu," sebut pihak kepolisian.

Selanjutnya, polisi menjelaskan bahwa mereka telah mengganti jam baru bagi Yoon Ji Oh. Mereka juga sudah memastikan bahwa jam itu berfungsi, langsung di depannya.

Kemudian, mereka mengatakan akan memindahkan aktris yang pernah membintangi film 'You, Pet' ini ke rumah yang baru. Ini berhubungan dengan keluhan sang aktris, terkait berbagai kejanggalan di tempat tinggalnya. Misalnya, terdengarnya bunyi-bunyi mesin, kabel ventilator yang terpotong, juga zat cair janggal di pintunya.

Jang Ja Yeon dan Yoon Ji Oh Foto: Wikimedia Commons, Instagram/@ohmabella.

Menutup pernyataannya, polisi mengatakan bahwa mereka akan memperkuat perlindungan dan jalur komunikasi dengan sang aktris.

Sebelumnya, dalam petisi yang dibuatnya, Yoon Ji Oh mengatakan bahwa ia kecewa dan putus asa karena tak bisa menghubungi pihak kepolisian. Ia juga membeberkan mengenai kondisi perlindungan yang didapatkannya ketika itu.

Yoon Ji Oh adalah saksi dari kasus kematian aktris Jang Ja Yeon. Ia mengaku menyaksikan pelecehan seksual yang dialami oleh sang aktris, sekaligus melihat rekannya itu mempersiapkan dokumen-dokumen sebelum kematiannya. Selama 10 tahun terakhir, Yoon Ji Oh berusaha membuat kesaksian terkait masalah itu.

Jang Ja Yeon sendiri meninggal dunia pada 2009. Aktris yang berperan dalam drama populer 'Boys Before Flowers' ini tewas bunuh diri dan meninggalkan sebuah catatan, berisi nama-nama pejabat penting di dunia media dan bisnis Korea Selatan, yang diduga pernah melakukan pelecehan terhadapnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.57