Kumparan Logo

5 Kesalahan Orang Tua yang Bikin Bayi Susah Tidur

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi tidur bersama ibu Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi tidur bersama ibu Foto: Shutterstock

Masalah umum yang kerap dialami ibu adalah sulitnya menidurkan bayi di malam hari. Salah satu alasan yang paling sering terjadi adalah karena bayi lapar.

Ya Moms, bayi baru lahir memang akan menyusu lebih sering. Oleh karena itu, Anda harus siap menyusui bayi tiap 2 jam sekali, atau sesuai dengan permintaannya. Tak jarang pula, bayi kelaparan pada malam hari atau tepat sebelum ia tidur. Hal itu biasanya membuat si kecil rewel dan susah tidur. Untuk menenangkannya, Anda bisa menyusuinya.

Meski begitu, lapar bukanlah satu-satunya alasan yang membuat bayi sulit tidur. Orang tua juga bisa menjadi penyebab bayi susah tidur di malam hari. Mengutip laman Parents, ada 5 kesalahan yang terkadang tidak disadari orang tua dan mengakibatkan bayi sulit tidur. Apa saja?

1.Tidak membuat rutinitas tidur

Ilustrasi Bayi Susah Tidur Foto: Tim Bish/Unsplash

Sama seperti orang tua, bayi juga butuh waktu persiapan untuk tidur. Untuk itu, Anda perlu membuat rutinitas tidur untuk si kecil, Moms. Dengan rutinitas itu, bayi akan paham bahwa ada waktu-waktu tertentu yang menandakan saatnya ia harus tidur.

Membuat rutinitas tidur bisa Anda lakukan dengan meredupkan lampu kamar dan tidak membuat suara bising satu jam sebelum waktu tidur.

2.Mengabaikan tanda mengantuk dari bayi

Bayi pasti membuat tanda jika ia sangat lelah dan ingin tidur. Menggosok mata, menguap, gerakan lambat, rewel dan tidak ada minat bermain merupakan tanda umum si kecil mulai mengantuk. Jika Anda mengabaikan tanda ini, maka tubuh bayi tidak akan memompa melatonin--sebuah hormon yang dapat menenangkan tubuh.

Sebaliknya kelenjar adrenalnya akan menghasilkan kortisol, hormon yang dapat menghasilkan stres. Jika tanda itu muncul, cobalah untuk membawa bayi ke ruangan yang tenang dan redup agar ia bisa tertidur. Jika bayi rewel karena lapar, Anda bisa menyusuinya sebelum menidurkan si kecil.

3.Langsung menggendong bayi saat ia terbangun

Ibu menggendong bayi. Foto: Shutterstock

Jika bayi Anda terbangun di malam hari, Anda juga sebaiknya jangan terlalu cepat menenangkannya. Hal tersebut justru bisa membuat si kecil semakin susah tidur, karena Anda seperti mengganggu bayi yang mengantuk untuk kembali tidur. Untuk menghindarinya, jangan langsung bergerak atau mengambil tindakan pada tanda-tanda pertama si kecil menggerakkan tubuhnya dan mengeluarkan suara.

4.Membuat bayi tidur di mana saja

Saat Anda bepergian bersama bayi, si kecil biasanya akan tertidur di mana saja. Ya, mulai dari stroller, mobil dan tempat lainnya. Hal tersebut membuat bayi tidak tidur nyenyak. Ya Moms, kebiasaan tidur yang baik harus dimulai dengan tidur secara konsisten di tempat tidur yang sama, sehingga bayi punya kualitas tidur yang baik.

5.Membiarkan bayi tidur larut malam

Membiarkan bayi tidur larut malam. Foto: Shutterstock

Jangan membiarkan bayi tidur melewati jam tidurnya, Moms. Hal itu bisa membuat bayi tidak memahami jadwal tidurnya. Meski ia punya rasa kantuk sendiri, Anda tetap perlu memberikan stimulus pada bayi agar ia memahami bahwa ini adalah waktunya untuk tidur.

Selain itu, membiarkan bayi tidur terlalu larut malam akan mengurangi waktu dan kualitas tidurnya. Akibatnya, bayi akan kelelahan di hari berikutnya dan mengganggu jadwa tidurnya.

embed from external kumparan