Kumparan Logo

7 Refleks yang Dimiliki Bayi Baru Lahir

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apa yang dimakan bumil bisa mendukung pertumbuhan rambut bayinya Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Apa yang dimakan bumil bisa mendukung pertumbuhan rambut bayinya Foto: Shutterstock

Perkembangan motorik bayi baru lahir, diawali dengan adanya beberapa refleks yang sebagian bahkan sudah terjadi sejak ia masih di dalam kandungan. Refleks merupakan gerakan yang sifatnya spontan dan tidak disengaja.

Refleks pada bayi baru lahir menandakan aktivitas syaraf dan otaknya berkembang normal. Beberapa refleks hanya ditemukan dalam waktu tertentu pada perkembangan bayi dan nantinya dapat hilang seiring bertambahnya usia.

Lantas, refleks apa saja yang dimiliki oleh bayi baru lahir?

  1. Refleks moro

Refleks moro biasanya muncul ketika bayi terkejut. Misalnya saja karena suara yang tiba-tiba berisik, bayi akan mengeluarkan refleks ini. Bayi akan melakukan gerakan dengan memanjangkan lengan dan menekuk kakinya. Refleks ini muncul sejak bayi baru lahir dan hingga usianya menginjak 4 bulan.

  1. Rooting reflex atau refleks mencari puting

Menyusui bisa turunkan risiko sang ibu terkena stroke. Foto: Shutterstock

Rooting reflex terjadi ketika Anda menyentuh pinggir mulut bayi Anda dan si kecil akan mengikuti arah sentuhan tersebut sambil membuka mulutnya. Hal ini membantu bayi ketika ia sedang ingin menyusu, Moms. Refleks mencari puting ini muncul sejak bayi baru lahir hingga usianya 3-4 bulan.

  1. Sucking reflex atau refleks mengisap

Inisiasi Menyusu Dini atau IMD bisa membantu bayi BAB Foto: Shutterstock

Ketika bagian atas atau langit-langit mulut bayi disentuh, bayi akan mulai mengisap. Sucking reflex ini sangat membantu bayi saat menyusu pada payudara Anda. Refleks mengisap mulai muncul saat usia 32 minggu kehamilan dan menjadi sempurna saat usia 36 minggu kehamilan. Oleh karena itu, bayi prematur biasanya belum bisa mengisap dengan baik.

  1. Asymmetric tonic neck reflex atau refleks leher asimetrik tonik

Refleks ini memang agak sulit terlihat. Meski begitu, bisa Anda amati. Caranya dengan membaringkan bayi Anda, lalu miringkan kepalanya ke kiri misalnya. Nah, tangan kiri bayi Anda akan segera merentang lurus ke luar, sedangkan tangan kanannya akan menekuk ke arah kepalanya. Refleks ini muncul sejak bayi baru lahir, namun paling jelas terlihat saat usianya 2 bulan. Saaat memasuki usia 5 bulan, refleks ini perlahan akan hilang.

  1. Refleks menggenggam

Menggenggam erat sang bayi (ilustrasi). Foto: Pixabay/trestletech

Refleks menggenggam pada bayi muncul ketika Anda menyentuh telapak tangannya dan bayi akan menutup jari-jarinya seperti gerakan menggenggam. Refleks ini muncul sejak bayi baru lahir dan bertahan hingga usianya 3-4 bulan.

  1. Refleks Babinski

Kaki bayi Foto: Pixabay

Refleks babinski muncul ketika Anda menggaruk telapak kaki bayi Anda. Jempol bayi akan mengarah ke atas dan jari-jari kaki lainnya akan terbuka. Refleks ini menetap dari bayi baru lahir hingga usianya 2 tahun.

  1. Stepping reflex atau refleks melangkah

Cobalah pegang bayi di bagian bawah ketiaknya dalam posisi tegak dan kepalanya tertopang dengan baik. Setelah itu sentuhkan kakinya pada bidang yang datar, Moms. Secara otomatis bayi akan meluruskan tungkainya seolah-olah hendak berdiri. Begitu tubuhnya dimiringkan ke depan, kakinya akan bergerak seakan-akan ingin melangkah. Refleks ini terjadi sejak bayi baru lahir hingga usia 2 bulan.

Penulis: Nanda Saputri