Pencarian populer

Apa yang Terjadi Jika Pasutri Jarang Bercinta?

Ilustrasi bercinta. (Foto: Thinkstock)

Pasangan suami istri yang telah memiliki anak kerap kehilangan hasrat dan jadi jarang bercinta. Mungkin terdengar aneh, tapi masalah seperti ini memang cukup sering ditemui antara lain karena kesibukan baru sebagai orang tua maupun situasi dan kondisi rumah yang berubah.

Meski wajar, bila Anda mengalaminya jangan biarkan saja Moms. Karena jika Anda dan pasangan jarang bercinta atau bahkan sudah cukup lama tidak melakukkan hubungan seks, beberapa dampak berikut ini bisa terjadi dan tentunya merugikan Anda:

1. Hubungan Terasa Hambar

Ilustrasi Enggan Bercinta (Foto: Thinkstock)

Seks bisa membuat Anda dan pasangan merasa dekat. Ini karena seks membuat Anda dan pasangan dapat berkomunikasi sekaligus menunjukkan rasa sayang yang tentunya akan menguatkan fondasi rumah tangga.

2. Menurunkan Rasa Percaya Diri

Perempuan yang mudah stres (Foto: Unsplash)

Ketika Anda atau pasangan tidak lagi bercinta, bisa saja timbul pikiran bahwa pasangan menganggap diri kita sudah tidak menarik. Pikiran ini kemudian dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri maupun perasaan negatif lainnya.

3. Mudah Stres

stres (Foto: dok.thinkstock)

Saat bercinta, akan ada hormon (endorfin dan oksitosin) yang dilepaskan oleh tubuh yang berfungsi untuk menenangkan pikiran. Sebaliknya, jika jarang bercinta, maka hormon tersebut akan tertahan dalam tubuh sehingga Anda pun jadi lebih mudah stres.

4. Merasa Jauh Dengan Pasangan

Menghilangkan stres (Foto: thinkstock)

Karena tidak lagi bermesraan, bisa saja topik perbincangan Anda dan pasangan jadi hanya sebatas tugas rumah tangga atau masalah anak. Anda dan suami tidak lagi berbicara sebagai sepasang kekasih bahkan mungkin tidak lagi tahu bagaimana perasaan masing-masing. Ini tentu saja menciptakan jarak yang tidak baik.

5. Disfungsi Ereksi

Ilustrasi bercinta. (Foto: Thinkstock)

Dikutip dari laman livestrong, sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine pada tahun 2008, pria yang berhubungan seksual minimal sekali dalam seminggu akan lebih kecil kemungkinan mengalami disfungsi ereksi ketimbang mereka yang tidak melakukannya sama sekali.

Tidak mau kan, Moms! Jadi yuk, luangkan waktu, ciptakan suasana dan usahakan untuk tetap menjaga frekuensi seks dengan suami tercinta.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.41