kumparan
13 Mar 2018 15:22 WIB

Bayi Menangis Saat Kentut? Ini Alasannya

Bayi menangis (Foto: Pixabay)
Bagi Anda yang baru pertama kali menjadi ibu, segala jenis perkembangan yang bayi Anda alami biasanya diperhatikan dengan serius. Termasuk masalah kentutnya.
ADVERTISEMENT
Sebenarnya, kentut adalah suatu hal yang normal dan wajar terjadi pada bayi. Tetapi, mengapa sebagian bayi menangis saat mengeluarkan gas dari perutnya?
Dikutip dari Livestrong, bayi menangis saat kentut adalah suatu hal yang normal sehingga Anda tidak perlu khawatir. Bayi menangis saat kentut disebabkan akibat terlalu banyaknya gelembung gas yang berada dalam saluran pencernaannya. Gelembung ini mengendap dalam saluran cerna akibat bayi banyak menelan udara, sehingga saat dikeluarkan bayi akan menjadi rewel dan menangis.
Bila bayi Anda mengalami hal ini, cukup bantu ia mengeluarkan gas dari dalam perutnya dengan cara berikut:
1. Bantu bayi Anda agar bisa bersendawa
Saat menyusui, bayi seringkali menelan udara. Berusahalah membuatnya bersendawa untuk mengurangi gas dalam perutnya.
ADVERTISEMENT
Saat bayi sedang menyusu, usahakan kepala bayi lebih tinggi dari perutnya. Cara ini membuat susu langsung masuk ke perut dan udara ke atas, sehingga tidak ada penumpukan gas di perut.
Ilustrasi bayi menangis. (Foto: Thinkstock)
2. Pijat dengan lembut
Keluarkan gas dari perut bayi dengan cara memijatnya secara lembut dan perlahan. Anda juga bisa membuatnya tengkurap sebentar agar gas dalam perut bayi tertekan keluar. Menelentangkan bayi kemudian menggerakkan kedua kakinya dengan gerakan seperti sedang mengayuh sepeda juga bisa membantu, Moms.
3.Hindari makanan yang mengandung gas
Saat Anda sedang memberi ASI ekslusif, usahakan tidak mengonsumsi makanan yang mengandung gas. Karena bayi juga bisa mendapatkan gas dari ASI ibunya. Sistem pencernaan bayi yang belum berkembang sepenuhnya juga bisa menyebabkan bayi sering kentut.
ADVERTISEMENT
Namun, apabila hal ini terus berlanjut dan tampak mengkhawatirkan, Anda bisa membawanya ke dokter. Bisa jadi ada masalah serius pada pencernaannya, Moms.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan