kumparan
14 Mar 2018 10:37 WIB

Berapa Kali Ibu Hamil Perlu Periksa Kandungan ke Dokter?

Cek Kandungan (Foto: Thinkstock)
Rutin cek ke bidan atau dokter kandungan menjadi agenda yang penting selama kehamilan. Selain untuk mengetahui kesehatan Anda dan janin, pemeriksaan kandungan atau prenatal visit juga dilakukan untuk mengurangi risiko kematian pada ibu dan bayi.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan hasil penelitian, wanita hamil yang tidak pernah memeriksaan kehamilannya, cenderung melahirkan bayi dengan berat badan rendah dibandingkan dengan bayi yang rutin diperiksa selama hamil.
Tapi berapa kali sih, Anda harus memeriksakan diri selama kehamilan? Jawabannya bisa berbeda untuk setiap orang karena tergantung saran dari bidan atau dokter terkait dengan kondisi Anda maupun si kecil. Bila kehamilan Anda memiliki masalah, mungkin bidan atau dokter akan menyarankan Anda agar lebih sering memeriksakan diri.
Namun meski merasa kehamilan Anda 'baik-baik saja', para ahli menganjurkan setiap wanita hamil untuk memeriksakan diri setidaknya 3 kali selama masa kehamilan. Seperti dikutip kumparanMom (kumparan.com) dari WebMD, 3 pemeriksaan yang disarankan itu dibagi berdasarkan tahapan ini:
ADVERTISEMENT
Pertama, pada Minggu ke empat hingga 28 kehamilan, wanita hamil disarankan periksa selama sebulan sekali. Kedua, memasuki minggu ke 28 hingga 36 kehamilan, diperiksa selama dua minggu sekali. Dan yang ketiga, pada Minggu ke 36 hingga 40 kehamilan, disarankan agar memeriksakan kandungan setiap seminggu sekali.
Cek Kandungan (Foto: Thinkstock)
Saat pertama kali melakukan pemeriksaan kehamilan, umumnya dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda secara menyeluruh. Seperti penyakit yang pernah Anda dan keluarga alami dan bagaimana siklus menstruasi Anda sebelum kehamilan.
Pemeriksaan itu biasanya meliputi seperti pemeriksaan fisik, tes darah, tes urin, dan skrining pada janin Anda melalui USG. Usai diperiksa, dokter mungkin akan memberikan Anda beberapa vitamin, penguat janin atau obat anti mual.
ADVERTISEMENT
Pada kunjungan berikutnya, dokter tidak akan memeriksa secara menyuruh. Dokter hanya melakukan pemeriksaan dasar seperti pengukuran berat badan, tekanan darah, memonitor perkembangan janin, dan gejala-gejala yang Anda alami selama kehamilan.
Saat memasuki usia sembilan bulan kehamilan, dokter akan mulai memeriksakan kondisi vagina dan posisi bayi Anda.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·