Pencarian populer

Cara Memilih Mainan yang Aman untuk Bayi

Ilustrasi Mainan untuk Bayi (Foto: Pixabay)

Sejak lahir, bayi butuh bermain dan memiliki mainan. Bermain mengajarkan bayi banyak hal karena dapat memberi stimuli yang mengasah pancainderanya. Untuk itu, Anda harus memberikan bayi mainan yang tepat, Moms. Belikan bayi mainan yang menarik, sesuai usia dan aman untuknya.

Bagaimana cara memilihnya? Berikut kumparanMom (kumparan.com) merangkum setidaknya 8 hal yang dapat Anda jadikan pertimbangan saat memilih mainan untuk bayi:

Ilustrasi Mainan Donat Susun (Foto: Pixabay)

1. Hindari mainan yang mudah pecah atau terpisah menjadi bagian yang lebih kecil. Mainan yang mudah pecah dapat dengan mudah melukai anak. Sedangkan mainan yang dapat terpisah menjadi bagian yang lebih kecil ditakutkan dapat dengan mudah ditelannya dan menyebabkan anak tersedak.

Ilustrasi Mainan Balok (Foto: Pixabay)

2. Pastikan mainan tidak mempunyai sisi atau ujung yang tajam. Ini bahkan termasuk juga untuk mainan yang terbuat dari kayu dan plastik.

3. Pastikan mianan tidak mengandung bahan beracun atau tidak diwarnai dengan pewarna beracun. Anda juga perlu memeriksa apakah lapisan cat mainan mudah terkelupas sehingga berisiko tertelan oleh bayi.

Ilustrasi Mainan Truk (Foto: Pixabay)

4. Hindari mainan yang dapat menutup jalan pernapasan bayi. Misalnya bantal-bantalan yang terlalu besar, tas plastik atau selimut. Ini untuk mengurangi risiko terjadinya sindrom kematian mendadak pada bayi.

Perhatikan pula mainan berbulu yang mudah lepas bulu-bulunya. Tidak mau kan, si kecil sampai menghirup atau menelan bulu-bulu itu?

Ilustrasi Boneka Anak (Foto: Pixabay)

5. Hindari segala sesuatu yang dapat menjerat bayi. Misalnya mainan dengan tali atau rantai yang terlalu panjang.

6. Jangan berikan bayi mainan yang terlalu berat dan besar. Bayi dapat terluka bila tertimpa mainan-mainan seperti ini.

Ilustrasi Mainan Bayi (Foto: Pixabay)

7. Carilah mainan bersuara lembut, ringan dan menyenangkan. Mainan dengan suara yang terlalu keras yag dapat merusak pendengaran si kecil. Misalnya bunyi pistol-pistolan atau sirine.

8. Pastikan mainan mudah dibersihkan dan dalam keadaan selalu bersih saat Anda berikan pada bayi. Buat jadwal rutin untuk membersihkan mainan-mainan bayi dan segera bersihkan juga mainan yang terjatuh atau terkena kotoran.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.31