Pencarian populer

Cara Menyimpan ASI Perah yang Benar

Simpan asi perah dengan baik dan benar (Foto: thinkstock)

Saat ibu menyusui kembali bekerja atau melakukan aktivitas di luar rumah, maka memerah ASI penting dilakukan agar kebutuhan bayi dapat tetap terpenuhi. Memerah ASI juga diperlukan untuk mengosongkan payudara agar tak terasa penuh dan nyeri saat sedang tidak bersama bayi.

Mengutip laman Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), ada beberapa prinsip dasar yang harus diketahui sebelum menyimpan ASI:

1. Menyimpan ASI Perah (ASIP) dalam suhu dingin dapat meningkatkan daya tahannya.

2. Perubahan suhu ASIP diusahakan tidak drastis.

3. Semakin sebentar waktu penyimpanan ASIP, maka semakin baik kualitasnya.

Alat pompa ASI (Foto: thinkstock)

Selain 3 prinsip dasar tersebut di atas, penyimpanan ASIP sebaiknya disesuaikan dengan penggunaannya.

ASIP tahan hingga 6 jam jika diletakkan di suhu ruangan sekitar 25 derajat celsius. Jika Anda ingin menyimpan ASIP hingga lebih dari 8 hari, Anda bisa menyimpannya di freezer kulkas dengan suhu kurang dari 15 derajat celsius.

Namun, jika ASIP akan digunakan dalam 5 hari ke depan, lebih baik bila ASIP tidak dibekukan. Anda bisa menyimpannya di kulkas dengan suhu minimal 4 derajat celsius.

Sementara jika Anda menyimpan ASIP dalam boks pendingin dengan tambahan ice gel, ASIP bisa bertahan hingga 24 jam.

Ilustrasi ASI perah. (Foto: Thinkstock)

Bagaimana dengan wadah untuk menyimpannya?

Sebelum memerah ASI, Anda harus mensterilisasi botol yang akan dijadikan tempat penampungan ASIP. Anda juga bisa menggunakan kemasan plastik yang bebas Bisphenol-A (BPA).

Yang tak kalah penting Anda harus menjaga kebersihan tangan saat memerah ataupun menyimpan ASI untuk mencegah perkembangan bakteri.

Jika Anda ingin mencairkan ASIP beku dari freezer, maka terlebih dahulu letakkan ASIP beku tersebut ke bagian bawah kulkas.

ASIP yang yang dibekukan sebaiknya tidak langsung dikeluarkan dalam suhu ruang. Beberapa penelitian mengungkap, perubahan suhu yang cepat dapat memengaruhi kandungan yang terdapat dalam ASIP. Jika sudah cair, Anda dapat merendam ASIP dalam air hangat atau menggunakan penghangat ASIP elektrik.

Yang juga penting untuk diketahui dan diingat, jangan pernah membekukan ulang ASIP yang sudah pernah dicairkan ya, Moms. Ini akan merusak kandungan nutrisi dalam ASIP.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Rabu,22/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22