Kebiasaan Sehat untuk Cegah Diare pada Anak

Penyakit diare pada anak masih menjadi masalah yang butuh penanganan serius di Indonesia.
UNICEF melaporkan, jika pada 2012 setidaknya ada sekitar 150.000 anak Indonesia meninggal dunia karena diare. Jika tidak ada tindakan pencegahan, maka pada 2028, diprediksi akan ada 35 juta lebih anak Indonesia yang berisiko meninggal.
Ada beragam penyebab diare. Mulai dari kecukupan gizi, kebersihan makanan, hingga gaya hidup sehari-hari yang tidak sehat. Untuk mencegah penyakit diare pada anak, ada beberapa yang bisa dilakukan.
Selain memenuhi nutrisi sehat si kecil, Anda bisa mulai memerhatikan kembali gaya hidup keluarga, utamanya anak Anda. kumparanMOM (kumparan.com) merangkum kebiasaan sehat untuk mencegah diare seperti berikut ini:
Cuci bersih alat makan

Jagalah kebersihan alat makan dan minum. Cucilah dengan sabun pencuci piring dan menggunakan air mengalir. Pilihlah sabun yang aman bagi anak.
Seleksi jajan anak

Moms, selain memerhatikan konsumsi makanan anak di rumah, Anda juga perlu mengawasi jajan anak di sekolah.
Ajarkan anak untuk memilih jajan yang sehat. Bawakan anak bekal camilan dari rumah.
Jika anak hobi jajan sembarangan, sebaiknya Anda berkomunikasi dengan pihak sekolah untuk memantau kebiasaan buruknya itu.
Biasakan cuci tangan

Biasakan anak mencuci tangan sehabis bermain, membuang sampah, atau aktivitas lainnya. Ajarkan cara cuci tangan yang benar, yakni dengan menggunakan sabun cuci tangan dan air yang mengalir. Setelah itu, anak bisa mengusap seluruh sudut jemari dan kukunya sampai sela-sela.
Jadikan kebiasaan hidup sehat itu tertib dan teratur, agar diar tak mau 'dekat-dekat' dengan anak Anda.
