kumparan
21 Jun 2019 16:35 WIB

Lebih Baik Mana, Kompres Hangat atau Dingin saat Anak Sakit?

Ilustrasi Mengompres Bayi Demam Foto: Shutterstock
Mengompres anak yang sedang sakit jadi salah satu cara yang paling sering dilakukan para orang tua. Ada yang mengompres dengan kain dan air hangat dan ada yang memilih menggunakan air dingin. Kalau Anda sendiri, akan menggunakan air yang mana?
ADVERTISEMENT
Nah Moms, kita sebagai orang tua perlu tahu bahwa keduanya bisa saja benar tergantung kondisi anak. Pasalnya, kedua jenis kompres ini memiliki fungsi yang berbeda, sehingga memang akan digunakan dalam keadaan yang berbeda pula, Moms.
Jadi, bagaimana membedakannya? Bilamana anak yang sakit harus dikompres dengan air hangat dan bilamana dengan air dingin?
Ilustrasi anak sakit. Foto: Shutterstock
Kompres Dingin
"Berikan anak kompres dingin bila yang terjadi adalah lebam, keseleo maupun bengkak,” papar Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang dr. Catharine M. Sambo, Sp.A (K), dari RSPI - Pondok Indah, kepada kumparanMOM, Kamis (20/6).
dr Catharine menjelaskan, kompres dingin berguna untuk mengurangi aliran darah, sehingga bila terjadi bengkak atau pendarahan, membuat darah cepat membeku. Tapi ingat Moms, kompres dingin dilakukan saat cedera baru terjadi dan bisa digunakan dalam waktu 48 jam.
ADVERTISEMENT
Selain memar dan bengkak, Anda bisa memberi kompres dingin saat anak gatal-gatal juga digigit serangga.
Ilustrasi Anak Demam. Hari Foto: Shutterstock
Kompres Hangat
Sementara kompres hangat, menurut dr. Catharine dapat diberikan saat tubuh anak sedang mengalami infeksi, seperti demam berdarah misalnya.
Alasannya bila saat demam anak dikompres dengan air hangat, maka panas pada tubuh anak akan meningkat, lalu tubuhnya akan mengeluarkan panas tersebut lewat keringat. Kompres hangat juga dapat meningkatkan sirkulasi serta aliran darah di area yang sakit.
Anda bisa mengompres di lipat ketiak dan lipat selangkangan si kecil. Selain mengompres, ada cara lain pula yang bisa dilakukan, membiarkan si kecil mandi maupun berendam dengan suhu hangat atau suam-suam kuku.
Selain karena demam, Anda juga bisa mengompres hangat bila si kecil kram otot dan mengalami sendi yang kaku.
ADVERTISEMENT
Jadi, jangan salah lagi ya, Moms. Perhatikan selalu kondisi anak dan beri ia kompres sesuai dengan penyakit yang tengah dihadapinya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·