Pencarian populer

Mainan dan Boneka di Ranjang Bayi Ternyata Sangat Berbahaya

Ilustrasi Bayi Tidur dengan Mainan (Foto: Pixabay)

Banyak orang tua yang telah menyiapkan ranjang bayi bahkan sejak si kecil lahir ke dunia. Tidak hanya itu, umumnya saat membeli ranjang bayi orang tua juga membeli seprai, selimut, bantal guling, bahkan berbagai boneka dan mainan untuk melengkapinya.

Maklum, setiap orang tua umumny berusaha memberikan yang terbaik untuk buah hatinya.

Tapi menurut American Academy of Pediatrics, mainan seperti bantal, selimut, bumper atau lapisan sisi ranjang bayi, mainan dan boneka yang diletakkan di tempat tidur justru dapat meningkatkan risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau sindrom kematian bayi mendadak.

Bahaya Mainan di Ranjang Bayi (Foto: Pixabay)

SIDS umumnya terjadi pada bayi di bawah usia 1 tahun dan tidak dapat dijelaskan penyebabnya, namun kerap dikaitkan dengan kematian akibat sesak napas atau tercekik. Kasus SIDS banyak ditemukan ketika bayi berada di tempat tidur atau ranjang yang dipenuhi dengan selimut, bantal, mainan atau boneka.

Jadi, jangan biarkan bayi Anda tidur dengan benda-benda ini sampai dia berusia minimal 6 bulan, Moms!

Ilustrasi Mainan Bayi (Foto: Pixabay)

Apakah setelah 6 bulan benda-benda ini menjadi tidak berbahaya? Banyak penelitian menunjukkan bahwa setelah ulang tahun anak yang pertama, risiko SIDS turun secara signifikan. Banyak ahli yang bahkan menyarankan Anda tetap menjaga ranjang bayi tetap 'bersih' tanpa banyak benda sampai usianya 1 tahun.

Hal ini diyakini karena sebagian besar anak berusia 1 tahun sudah dapat berguling, duduk, dan menarik atau memindahkan benda-benda dari wajah mereka.

Mainan di Ranjang Bayi (Foto: Pixabay)

Alih-alih memberikan selimut, Anda dapat memakaikan si kecil pakaian yang cukup hangat yang menutup hingga ke kaki. Bila tetap ingin memberi mainan, pilih mainan yang dapat dipasang pada sisi atau bagian atas ranjang, bukan mainan yang diletakkan di kasur atau sebelah bayi. Pastikan Anda memasangnya dengan cukup kencang.

Sementara untuk bumper atau pelapis bagian sisi, pilih yang tidak terlalu tebal dan terbuat dari bahan yang berlubang-lubang. Atau sebagai gantinya, lapisi sisi ranjang yang menyerupai jari-jari dengan spon tipis sehingga celah di antara jari-jari tersebut tetap terbuka.

Pastikan Anda juga menggunakan matras padat yang dibungkus oleh pelapis atau sprei dengan ukuran pas. Sprei yang longgar dapat tertarik tanpa sengaja saat bayi bergerak dan terlepas hingga menutupi wajahnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.31