Pencarian populer

Manfaat Anak Belajar Bela Diri Wushu Seperti Lindswell Kwok

Atlet Indonesia Lindswell beraksi pada nomor Taijijian Putri Wushu Asian Games 2018 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8). (Foto: ANTARA/INASGOC/Ismar Patrizki)

Lindswell Kwok berhasil menjadi atlet berprestasi tanah air yang menyumbang emas di Asian Games 2018 pada cabang olah raga wushu. Gerakan lentur dan mengagumkan oleh Lindswell, sepertinya mampu 'menghipnotis' dan semakin digemari masyarakat.

Prestasinya membuat kita ikut bangga dan mungkin saja muncul di benak Anda, siapa tahu si kecil kelak juga bisa ikut berlaga dan berprestasi seperti Lindswell. Nah, ternyata wushu bisa diperkenalkan pada anak sejak dini dan justru sangatlah bermanfaat lho, Moms.

Atlet wushu Indonesia Lindswell (tengah) menerima ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Umum PB Wushu Indonesia Airlangga Hartarto (kiri) usai menyelesaikan nomor Taijijian Putri Wushu Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8). (Foto: ANTARA FOTO/INASGOC/Akbar Nugroho Gumay)

"Cocok buat anak yang clumsy atau kikuk, maupun seringkali bila ia sedang memegang apapun, maka bendanya akan terjatuh. Itu karena kemampuan motorik halus anak memang belum berkembang sempurna, sehingga lewat wushu dapat melatih kemampuan motorik halus serta sensorik anak," ujar dr. Michael Triangto, SpKO, dokter spesialis olahraga dari Slim + Health Sport Therapy, Jakarta kepada kumparanMOM (22/8).

Ilustrasi anak berlatih wushu (Foto: Shutterstock)

Dokter Michael juga menambahkan manfaat lain dari anak yang berlatih wushu. Di antaranya: mengembangkan kemampuan dasar anak (berlari, melempar, dan melompat), membuat tubuh anak menjadi sehat dan bugar, melatih keseimbangan tubuh karena anak mesti lentur bergerak, mengatur emosi lebih baik sebab anak mesti menguasai dirinya agar saat bergerak untuk dapat fokus menghasilkan postur yang baik dan anak menjadi lincah.

Tapi dari beberapa poin di atas, yang lebih penting adalah anak dapat hidup dengan lebih baik lagi. Tentu repot kan, Moms, kalau si kecil terus-terusan ceroboh atau barang yang dipegang selalu jatuh?

Ilustrasi anak berlatih wushu (Foto: Shutterstock)

Nah, bila si kecil menunjukan kesukaanya terhadap wushu, Anda bisa mengarahkan anak menekuni secara serius, Moms. Mengikutkan anak pada tempat berlatih wushu, misalnya. Siapa tahu kelak si kecil mengikuti jejak Lindswell Kwok. Namun, yang perlu diingat pula, wushu memang dapat mengembangkan kemampuan dasar anak sehingga ia bisa stabil dan tak ceroboh, namun wushu bukanlah satu-satunya.

"Orang tua perlu memantau bakat dan minat anak, karena selain wushu ada jenis kegiatan lain yang juga tak kalah bagus dan menarik kok. Misalnya balet dan tari tarian tradisional. Alangkah baiknya, bila anak bisa diperkenalkan macam kegiatan supaya ia bisa mengeksplor banyak hal agar tidak terpaku pada satu jenis saja. Selanjutnya, biarkan anak mengasah bakat dan minat yang ia inginkan itu," tutup Dr Michael.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23