kumparan
26 Mar 2018 10:04 WIB

Mengenal Tanda dan Gejala Depresi Postpartum

Ilustrasi Wanita Depresi (Foto: Thinkstock)
Melahirkan merupakan momen sakral yang membahagiakan bagi wanita. Namun, karena perubahan hormon dan rutinitas baru menjadi seorang ibu, tak jarang membuat sebagian wanita mengalami depresi pascamelahirkan. Sebuah studi yang dilansir Boldsky bahkan menunjukkan bahwa 60 persen wanita mengalami depresi usai melahirkan.
ADVERTISEMENT
Ada beberapa tingkatan depresi yang bisa dirasakan oleh ibu pascamelahirkan, yaitu baby blues dan depresi postpartum.
Baby blues merupakan level depresi postpartum yang paling rendah. Kondisi tersebut biasanya berlangsung 1-2 minggu setelah bayi lahir dan ibu tidak memerlukan pertolongan medis.
Ilustrasi baby blues (Foto: Thinkstock)
Jika baby blues tidak ditangani dengan tepat, hal tersebut dapat berubah menjadi depresi postpartum. Kondisi tersebut bisa berlangsung lebih dari 2 minggu atau bahkan hingga berbulan-bulan.
Tanda-tanda dan gejala depresi postpartum mirip dengan baby blues, namun lebih intens dan berlangsung lebih lama. Ibu yang mengalami depresi postpartum biasanya membutuhkan pertolongan medis karena kondisi itu bisa mengganggu ibu dalam merawat bayinya.
Berikut adalah tanda dan gejala seorang ibu mengalami depresi postpartum :
ADVERTISEMENT
1. Mengalami perubahan mood yang serius
Jika sebentar-sebentar Anda merasa kesal yang berlebihan lalu setelahnhya Anda merasa senang, ini bisa menandakan Anda sedang mengalami depresi postpartum.
2. Merasa sedih dan gelisah
Pada kondisi ini biasanya Anda merasa dihantui oleh pikiran yang membuat Anda jadi berhalusinasi. Contohnya seperti takut tidak bisa menjadi ibu yang baik untuk anak-anaknya, takut tidak bisa mencukupi kebutuhan anaknya dengan baik, dan masih banyak hal lainnya.
3. Kurang konsentrasi
Anda jadi tidak fokus dengan kegiatan yang Anda jalani pada hari itu. Anda bisa lupa mencuci pakaian bayi atau bahkan bisa lupa untuk memberikan ASI.
4. Sulit tidur nyenyak
Karena banyak pikiran yang mengganggu, Anda jadi sulit tidur. Kondisi ini bisa berbahaya karena bisa membuat Anda sakit dan tidak bisa menjaga si kecil.
ADVERTISEMENT
Nah Moms, jika Anda mendapati tanda-tanda di atas pascamelahirkan, segera cari bantuan dokter atau psikolog untuk membantu memulihkan keadaan Anda.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan