Kumparan Logo

Moms, Waspadai Pedofil di Sekitar Anak Anda! Begini Cara Mengenalinya

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pedofil beraksi di mana dan kapan saja (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pedofil beraksi di mana dan kapan saja (Foto: Shutterstock)

Pelecehan seksual yang dilakukan seorang pedofil pada 12 orang anak di kampung Coblong, Caringin, Sukabumi, dan terkuak pada awal minggu ini membuat masyarakat, khususnya orang tua merasa prihatin. Kasus ini menambah lagi daftar panjang kasus pedofilia di Indonesia.

Bagaimana dengan Anda? Jika Anda termasuk orang tua yang merasa prihatin dan khawatir dengan keselamatan si kecil, jangan diam saja, Moms! Jadikan kasus ini sebagai peringatan akan tanggung jawab kita untuk melindungi anak-anak dari pedofil.

Anda dapat membaca langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk melindungi anak dari pedofil di sini dan mulailah lebih waspada pada orang-orang di sekitar Anda. Sebab, seorang pedofil bisa saja berada dekat dengan keluarga Anda tanpa Anda menyadarinya.

Ilustrasi pedofil (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pedofil (Foto: Thinkstock)

Untuk membantu Anda mengenali pelaku pedofil, panduan dari Stop it Now, sebuah lembaga di Amerika Serikat yang aktif melakukan usaha pencegahan, pelecehan seksual terhadap anak-anak dengan memobilisasi orang dewasa, keluarga dan komunitas mungkin dapat berguna.

Mengutip laman resminya, Anda disarankan untuk memperhatikan orang-orang di sekitar Anda dengan menggunakan daftar pertanyaan berikut ini:

1. Apakah mereka tampak lebih tertarik bergaul dengan anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa?

2. Apakah mereka berusaha menawar bahkan bersikeras untuk terus menyentuh, menggelitik, memeluk, mencium anak-anak bahkan ketika anak itu meminta mereka untuk berhenti?

3. Apakah mereka suka mengajak anak-anak datang ke tempat atau rumah mereka meskipun mereka sendiri tidak memiliki anak? Apakah mereka punya banyak mainan atau benda-benda lain yang disukai anak? Adakah usaha khusus yang mereka lakukan untuk membuat anak-anak menyukai mereka?

Ilustrasi hadiah ulang tahun. (Foto: image4you/pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hadiah ulang tahun. (Foto: image4you/pixabay.com)

4. Apakah mereka tampak 'terlalu baik'? Misalnya kerap menawarkan bantuan untuk mengasuh atau menemani anak, mengajak anak-anak berjalan-jalan, membelikan anak-anak uang atau hadiah bahkan saat anak tidak sedang berulang tahun atau tanpa alasan?

5. Apakah mereka mencoba menghubungi atau berinteraksi dengan anak di luar tugas mereka? Misal pelatih yang mengajak anak bertemu di luar jam latihan, guru yang menawarkan pelajaran tambahan atau menghubungi anak di luar jam sekolah, misalnya.

6. Apakah mereka tampak mudah berbagi informasi bahkan rahasianya pada anak? Apakah mereka berbicara dengan anak-anak tentang seks?

7. Apakah mereka menggunakan pornografi anak?

8. Apakah ada perasaan yang tidak nyaman ketika Anda melihat mereka berinteraksi dengan anak-anak?

Ilustrasi ancaman pedofilia (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ancaman pedofilia (Foto: Shutterstock)

9. Apakah mereka suka memotret anak-anak tanpa alasan jelas atau dengan cara-cara yang tidak wajar?

10. Apakah mereka pernah melakukan pelecehan atau kekerasan seksual?

11. Apakah mereka tokoh masyarakat atau seseorang yang populer di lingkungan Anda? Misalnya tampak menarik, baik, ramah dan sangat peduli dengan nasib anak-anak di komunitas Anda?

12. Apakah mereka suka memuji-muji anak atau menyebutkan betapa ia mengagumi anak-anak?

13. Apakah mereka mengajukan diri untuk menjadi relawan atau tampak sangat bersemangat membantu kegiatan-kegiatan yang melibatkan anak? Di sekolah, lingkungan rumah maupun rumah ibadat?

14. Apakah mereka tampak sibuk meladeni atau mengahabiskan waktu dengan anak Anda?

Ilustrasi Peluk Anak  (Foto: thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Peluk Anak (Foto: thinkstock)

Profil seorang pedofil, biasanya sesuai dengan beberapa jawaban di atas. Namun Anda juga perlu ingat, hanya karena seseorang secara aktif terlibat, menawarkan kebaikan dan atau mudah dekat dengan anak, bukan berarti Anda langsung mencurigainya.

Berhati-hatilah dan jangan sembarang menuduh seseorang. Sebab, tidak ada ciri-ciri pasti maupun "tampilan umum" untuk menggambarkan seorang pedofil atau pemangsa seksual. Mereka berasal dari berbagai latar belakang profesi, etnis, suku, agama, perawakan juga penampilan. Meski begitu, biasanya pedofil dikenal baik oleh anak maupun Anda.

Nah, terakhir, jangan lupa, bagikan info ini pada anak, keluarga dan kerabat Anda agar bisa bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.