Pencarian populer

Tes APGAR pada Bayi Baru Lahir, Apa Saja yang Diperiksa?

Ilustrasi bayi baru lahir (Foto: Thinkstock)
Setelah bayi lahir, ada beberapa tindakan atau pemeriksaan yang akan dilakukan oleh dokter, bidan atau perawat. Salah satunya adalah tes Apperance, Pulse, Grimance, Activity, Reaction (APGAR). Tes ini ini dilakukan saat bayi masih berada di ruang persalinan untuk menilai kemampuan bayi beradaptasi terhadap kehidupan di luar rahim ibunya.
ADVERTISEMENT
Tes APGAR akan memeriksa semua tanda vital pada bayi dan membantu tim medis memutuskan apakah bayi membutuhkan bantuan atau perawatan sesegera mungkin atau nanti. Normalnya, tes ini dilakukan dua kali yaitu pada satu menit pertama dan lima menit pertama setelah bayi lahir. Namun jika bayi mengalami kondisi kritis, tes APGAR akan dilakukan kembali pada menit ke 10, 15 dan 20 untuk memastikan perkembangannya.
Dikutip kumparanMom (kumparan.com) dari healthychildren.org, saat tes APGAR dilakukan, ada lima karakteristik yang akan diamati yaitu warna tubuh, detak jantung, refleks, tonus otot dan pernapasan bayi. Setiap karakteristik pemeriksaan tersebut memiliki nilai dan arti masing-masing. Berikut, penjelasannya:
Warna tubuh
Skor 2 keseluruhan tubu bayi berwarna pink. Artinya tubuh bayi normal
ADVERTISEMENT
Skor 1 tubuh berwarna pink, tangan dan kaki berawarna biru. Artinya mengalami sedikit masalah
Skor 0 seluruh tubuh bayi berwarna biru pucat. Artinya bayi mengalami masalah yang serius
Detak jantung
Skor 2 detak jantungnya lebih dari 100 per menit
Skor 1 detak jantungnya kurang dari 100 per menit
Skor 0 jantungnya tidak berdetak
Refleks
Skor 2 bayi meringis, batuk atau bersin
Skor 1 bayi meringis
Skor 0 tidak ada respon
Tonus Otot
Skor 2 ada gerakan aktif
Skor 1 hanya ada beberapa gerakan seperti tangan dan kaki
Skor 0 tidak ada gerakan
Pernapasan
Skor 2 bayi menangis kuat, bernapas secara normal
Skor 1 bayi menangis, ada suara rintihan, dan napasnya tidak teratur
ADVERTISEMENT
Skor 0 bayi tidak bernapas
Setelah dokter menilai setiap karaktersitik tersebut, maka seluruh nilainya akan ditambahkan. Total nilai setiap bayi akan berbeda-beda. Nilai 0-7 bayi artinya bayi secara keseluruhan bermasalah dan membutuhkan perawatan sesegera mungkin. Nilai 4-7 bayi mengalami beberapa masalah pada tubuhnya yang juga butuh perawatan, Nilai 7-10 bayi normal.
Bagaimana jika hasil Tes APGAR bayi rendah?
Jika hasil tes APGAR bayi rendah, bidan atau dokter umumnya akan segera melalukan tindakan atau perawatan yang diperlukan bayi. Misalnya dengan segera meletakkan nebulizer atau inhaler pada mulut dan hidung bayi untuk menyuplai oksigen langsung ke paru-parunya. Setelah beberapa menit diberi alat bantu bernapas namun tidak memberikan respon, maka sebuah tabung akan diletakkan pada tenggorokannya.
ADVERTISEMENT
Selain alat untuk membantu pernapasan, bayi mungkin juga diberi cairan dan obat-obatan melalui salah satu pembuluh darah di tali pusarnya yang berfungsi untuk menguatkan detak jantungnya. Namun, jika hasilnya masih tetap rendah dan tidak mengalami perkembangan setelah menjalani peratawan di atas, bayi Anda akan dibawa ke ruang perawatan khusus untuk mendapatkan perawatan medis lebih intensif.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.81